Detail Cantuman

Image of Implementasi kebijakan pelayanan kesehatan masyarakat di Kab. Mamuju Prov Sulawesi Barat

 

Implementasi kebijakan pelayanan kesehatan masyarakat di Kab. Mamuju Prov Sulawesi Barat


Implementasi kebijakan kesehatan merupakan kebijakan yang
dimaksudkan untuk mengoptimalkan pembangunan bidang kesehatan dalam

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01001100100030362.159 844 34 Mau i/R.17.476Perpustakaan Pusat (REF.17.476)Tersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    362.159 844 34 Mau i/R.17.476
    Penerbit Program Pascasarjana Unpad : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xviii,;294 hlm,;29 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    362.159 844 34 Mau i
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Implementasi kebijakan kesehatan merupakan kebijakan yang
    dimaksudkan untuk mengoptimalkan pembangunan bidang kesehatan dalam
    mencapai status kesehatan masyarakat yang lebih baik. Pemerintah Kabupaten
    Mamuju mengimplementasikan kebijakan pelayanan kesehatan masyarakat sejak
    Tahun 2004. Namun, walaupun sudah beberapa tahun kebjakan itu dijalankan,
    hasil yang dicapai belum cukup maksimal. Masih rendahnya status kesehatan
    masyarakat menjadi indikasi belum tercapainya tujuan kebijakan kesehatan.

    Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan desain
    eksploratif. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan
    dokumentasi. Penelitian ini memfokuskan pada implementasi kebijakan pelayanan
    kesehatan, dengan menggunakan model implementasi kebijakan menurut Edward
    In akan diketahui faktor-faktor yang menjadi penghambat keberhasilan
    implementasi kebijakan pelayanan kesehatan.

    Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan pelayanan
    kesehatan belum optimal, hal ini dikarenakan tenaga kesehatan yang belum
    memadai, dan terbatasnya anggaran kesehatan menghambat proses implementasi
    kebijakan pelayanan kesehatan. Dengan menggunakan model implementasi
    Edward yang terdiri dari variabel komunikasi, sumberdaya, disposisi, dan struktur
    birokrasi terindikasi bahwa implementasi kebijakan pelayanan kesehatan belum
    mencapai tujuan kebijakan yaitu meningkatkan status kesehatan masyarakat.

    Kesimpulan yang dapat ditarik bahwa proses implementasi desentralisasi
    bidang kesehatan belum berjalan optimal. Untuk memperbaiki implementasi
    kebijakan pelayanan kesehatan Pemerintah Kabupaten Mamuju perlu,
    meningkatkan jumlah tenaga kesehatan, Meningkatkan efisiensi anggaran
    kesehatan, membuka akses yang luas bagi masyarakat melalui penyebaran
    informasi, pemotivasian bagi implementor, kejelasan kewenangan dan metode,
    standar dalam upaya keberhasilan implementasi kebijakan tersebut.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi