Pengaruh implementasi kebijakan kesehatan terhadap efektifitas pelayanan pasien rawat inap Di rumah sakit umum Daerah Kota tasikmalaya dan Banjar
PENGARUH IMPLEMENTASI KEBIJAKAN KESEHATAN TERHADAP
EFEKTIVITAS PELAYANAN PASIEN RAWAT INAP DI RUMAH SAKIT
UMUM DAERAH DI KOTA ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 01001090100035 362.159 823 36 Rus p/R.17.475 Perpustakaan Pusat (REF.17.475) Tersedia -
Perpustakaan Perpustakaan PusatJudul Seri -No. Panggil 362.159 823 36 Rus p/R.17.475Penerbit Program Pascasarjana Unpad : Bandung., 2009 Deskripsi Fisik xvi,;297 hlm,;29 cmBahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 362.159 823 36 Rus pTipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab Rustandi -
PENGARUH IMPLEMENTASI KEBIJAKAN KESEHATAN TERHADAP
EFEKTIVITAS PELAYANAN PASIEN RAWAT INAP DI RUMAH SAKIT
UMUM DAERAH DI KOTA TASIKMALAYA DAN BANJAR
Masalah pelayanan pasien rawat inap merupakan masalah yang sangat
urgen karena dalam penanganan dan pengelolaannya memerlukan keterampilan
kecekatan bahkan biaya peralatan medis yang tinggi. Karena itu pelayanan pasien
. rawat inap di Rumah Sakit Umum Kota Tasikmalaya dan Banjar yang lebih
efektif merupakan suatu keharusan, bahkan terutama bagi Rumah Sakit Umum
Daerah yang berstatus tipe B non pendidikan seperti Rumah Sakit Umum Kota
Tasikmalaya dan Banjar. Berdasarkan data dari Rumah Sakit Umum Kota
Tasikmalaya dan Banjar, temyata pelayanan pasien rawat inap masih belum
efektif, ini berarti pelayanan pasien rawat inap di kedua Rumah Sskit Umum
Daerah belum sepenuhnya efektif.
Studi ini berujuan untuk mengkaji bagaimana impelementasi kebijakan
kesehatan dan sejauh mana pengaruhnya terhadap efektifitas pelayanan pasien
rawat inap di Rumah Sakit Umum Kota Tasikmalaya dan Banjar. Dalam
penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif serta mengacu pada teori
implementasi kebijakan yang mempunyai empat komponen yaitu komunikasi,
sumber daya, diposisi atau sikap para pelaksana dan struktur birokrasi. Keempat
komponen dari teori implementasi kebijakan ini merupakan sub variabel bebas
dari studi ini.
Penelitian ini menggunakan metode survey eksplanatori. Populasi dan
sampel penelitian ini adalah pegawai pada Rumah Sakit Umum Kota Tasikmalaya
dan Banjar. Penganibilan sampel menggunakan proporsional random sampling
dengan ukuran sampel 122. Data primer diperoleh dengan menggunakan angket
yang dirancang sesuai dengan keperluan penelitian dan observasi. Data sekunder
diperoleh melalui studi dokumentasi.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi kebijakan
kesehatan belum memberikan pengaruh yang signifikan terhadap efektivitas
pelayanan pasien rawat inap di Rumah Sakit Umum Kota Tasikmalaya dan
Banjar. Di lain pihak faktor disposisi atau sikap para pelaksana memberikan
pengaruh yang tidak signifikan terhadap efektivitas pelayanan pasien rawat inap
di Rumah Sakit Umum Kota Tasikmalaya dan Banjar .
-
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






