Pengaruh implementasi kebijakan standar pelayanan minimal (SPM) bidang kesehatan terhadap efektivitas pelaksanaan program kesehatan dasar pada dinas kesehatan Kabupaten Garut
Latar belakang penelitian ini berawal dari belum efektifnya pelaksanaan
program kesehatan dasar pada Dinas Kesehatan Kabupaten Garut. Hal ini ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 01001110100170 362.1 Kan p/R.17.466 Perpustakaan Pusat (REF.17,466) Tersedia -
Perpustakaan Perpustakaan PusatJudul Seri -No. Panggil 362.1 Kan p/R.17.466Penerbit Program Pascasarjana Unpad : Bandung., 2011 Deskripsi Fisik xvi,;267 hlm,;29 cmBahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 362.1 Kan pTipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab Kania, Ikeu -
Latar belakang penelitian ini berawal dari belum efektifnya pelaksanaan
program kesehatan dasar pada Dinas Kesehatan Kabupaten Garut. Hal ini
ditunjukkan oleh rendahnya angka harapan hidup (AHH) akibat dari tingginya
angka kematian bayi, angka kematian ibu melahirkan dan gizi buruk. Kondisi ini
diduga dari belum berhasilnya implementasi kebijakan kesehatan terutama
implementasi kebijakan standar pelayanan minimal (SPM) bidang kesehatan. Oleh
karena itu, penulis tertarik untuk meneliti lebih jauh tentang " Pengaruh
Implementasi Kebijakan Standar PeIayanan Minimal (SPM) Bidang Kesehatan
terhadap Efektivitas Pelaksanaan Program Kesehatan Dasar pada Dinas Kesehatan
Kabupaten Garut".
Tujuan penelitian adalah untuk mengungkap pengaruh implementasi
kebijakan standar pelayanan minimal (SPM) bidang kesehatan terhadap
efektivitas pelaksanaan program kesehatan dasar. Hasil analisis dan pembahasan
diharapkan dapat memperoleh konsep baru mengenai implementasi kebijakan
publik.
Penelitian ini menggunakan desain explanatory research dengan metode
pendekatan kuantitatif dan teknik analisis statistika menggunakan structural
equation modeling (SEM). Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi
dokumentasi dan studi lapangan melalui observasi, angket dan wawancara dan
sebagai bahan untuk melengkapi data.
Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan mengenai pengaruh
implementtasi kebijakan standar pelayanan minimal (SPM) bidang kesehatan
terhadap efektivitas pelaksanaan program kesehatan dasar pada Dinas Kesehatan
Kabupaten Garut, maka dapat dikemukakan bahwa implementasi kebijakan
standar pelayanan minimal (SPM) bidang kesehatan secara signifikan
berpengaruh terhadap efektivitas pelaksanaan program kesehatan dasar. Besamya
pengaruh dibentuk oleh enam dimensi, dimana yang memiliki nilai paling besar
dan mampu mengukur atau mencerminkan variabel implementasi kebijakan
adalah dimensi sumber daya dan karakteristik agen pelaksana. Selanjutnya
dimensi komunikasi antar organisasi dan aktivitas pelaksana dan dimensi kondisi
lingkungan ekonomi sosial dan politik, serta dimensi standar dan sasaran
kebijakan. Sedangkan dimensi yang memiliki nilai paling kecil adalah dimensi
sikap para pelaksana. Oleh karena itu dari hasil penelitian dapat dikemukakan
konsep baru bahwa sikap para pelaksana yang kurang disiplin dan kurang
bertanggungjawab dalam melaksanakan tugas dapat menyebabkan ketidakĀ
berhasilan implementasi kebijakan. -
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






