Pemenuhan Kebutuhan Dasar Anak Balita Melalui Sistem Pengasuhan Anak (Studi Pangoanant Pada Komunitas Dayak Kanayant Di Dusun GUnung Loncek, Desa Teluk Bakung, Kabupaten Kubu raya, Kalimantan Barat)
Sistem budaya yang berbeda dengan seperangkat keyakinan (beliefs) memiliki
protective and risk factor dalam perkembangan anak. Penelitian ini ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 01001150100092 362 Lis p/R.17.465 Perpustakaan Pusat (REF.17,465) Tersedia -
Perpustakaan Perpustakaan PusatJudul Seri -No. Panggil 362 Lis p/R.17.465Penerbit Program Pascasarjana Unpad : Bandung., 2015 Deskripsi Fisik xv,;244 hlm,;29 cmBahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 362 Lis pTipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab Listyaningrum, Indah -
Sistem budaya yang berbeda dengan seperangkat keyakinan (beliefs) memiliki
protective and risk factor dalam perkembangan anak. Penelitian ini di dasarkan atas
adanya fenomena yang menunjukkan bahwa, pengasuhan anak pada masyarakat
tradisional atau pada tribe society yang pada umumnya masih kental dengan adat
budaya dan tradisi, rentan akan risk factor dalam perkembangan anak. Tujuan dari
penelitian ini adalah tergambamya praktek pengasuhan anak pada tribe society, terkait
pemenuhan kebutuhan dasar, yaitu pada komunitas Dayak Kanayant di dusun Gunung
Loncek yang diketahui memiliki pengasuhan altematif dalam sistem pengasuhan
anaknya, yang dikenal dengan istilah Pangoanant.
Desain penelitian yang digunakan merupakan kombinasi antara kuantitatif dan
kualitatif (mix metode), tetapi secara keseluruhan penelitian ini lebih menekankan
pada rancangan deksriptif dengan pendekatan kualitatif. Kuantitatif digunakan
sebagai langkah awal untuk memperoleh jumlah keluarga yang memiliki balita, baik
yang menggunakan pangoanant maupun tidak, yaitu dengan melakukan sensus.
Berdasarkan hasil sensus kemudian dikategorikan, dan dari pengkategorian yang ada
dipilih beberapa kategori untuk dijadikan kasus yang akan dipelajari lebih mendalam
untuk menjawab pertanyaan penelitian dengan menggunakan tekhnik pengumpulan
dan analisa data kualitatif. Strategi penelitian yang digunakan adalah studi kasus (case
study), dan informan penelitian ditentukan secara purposive.
Hasil penelitian menunjukan bahwa, sistem pengasuhan altematif bagi anak
melalui parktik pangoanant, dapat memenuhi kebutuhan dasar anak yang secara garis
besar meliputi;fisis biomedis, emosi/kasih sayang, serta stimulasi mental, yang dalam
prakteknya tidak jauh berbeda dengan pengasuhan bagi anak pada umumnya.
Pengasuhan yang ada lebih menekankan pada aspek spritualitas dan relasi sosial,
dimana seorang anak di tekankan untuk tunduk dan patuh pada adat yang menegaskan
identitas religius mereka, yang di dalamnya terkandung seperangkat nilai untuk
menghargai, menghormati, bersahabat dengan alam dan sesama. Hal ini tertuang
dalam dongeng dan syair yang merupakan bagian dari tradisi lisan Dayak Kanayant,
yang dijadikan media untuk mengintemalisasikan nilai-nilai luhur kepada balita,
yang diberikan pada saat senggang atau sebelum tidur. Dengan demikian dapat di
simpulkan bahwa, secara umum sistem pengasuhan altematif bagi anak melalui
parktik pangoanant yang ada dalam komunitas Dayak Kanayant khususnya di Dusun
Gunung Loncek, dapat dijadikan sebagai contoh, suatu sistem pengasuhan pada tribe
society dengan seperangkat keyakinan (beliefs) yang memiliki protective faktor.
Artinya budaya yang ada mengandung seperangkat nilai yang melindungi dan
mendukung tumbuh kembang anak. -
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






