<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="14798">
 <titleInfo>
  <title>Pemenuhan Kebutuhan Dasar Anak Balita Melalui Sistem Pengasuhan Anak (Studi Pangoanant Pada Komunitas Dayak Kanayant Di Dusun GUnung Loncek, Desa Teluk Bakung, Kabupaten Kubu raya, Kalimantan Barat)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Listyaningrum, Indah</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Bandung</placeTerm>
   <publisher>Program Pascasarjana Unpad</publisher>
   <dateIssued>2015</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd"></form>
  <extent>xv,;244 hlm,;29 cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Sistem budaya yang berbeda dengan seperangkat keyakinan (beliefs) memiliki &#13;
protective and risk factor dalam perkembangan anak. Penelitian ini di dasarkan atas &#13;
adanya fenomena yang menunjukkan bahwa, pengasuhan anak pada masyarakat &#13;
tradisional atau pada tribe society yang pada umumnya masih kental dengan adat &#13;
budaya dan tradisi, rentan akan risk factor dalam perkembangan anak. Tujuan dari &#13;
penelitian ini adalah tergambamya praktek pengasuhan anak pada tribe society, terkait &#13;
pemenuhan kebutuhan dasar, yaitu pada komunitas Dayak Kanayant di dusun Gunung &#13;
Loncek yang diketahui memiliki pengasuhan altematif dalam sistem pengasuhan &#13;
anaknya, yang dikenal dengan istilah Pangoanant. &#13;
&#13;
Desain penelitian yang digunakan merupakan kombinasi antara kuantitatif dan &#13;
kualitatif (mix metode), tetapi secara keseluruhan penelitian ini lebih menekankan &#13;
pada rancangan deksriptif dengan pendekatan kualitatif. Kuantitatif digunakan &#13;
sebagai langkah awal untuk memperoleh jumlah keluarga yang memiliki balita, baik &#13;
yang menggunakan pangoanant maupun tidak, yaitu dengan melakukan sensus. &#13;
Berdasarkan hasil sensus kemudian dikategorikan, dan dari pengkategorian yang ada &#13;
dipilih beberapa kategori untuk dijadikan kasus yang akan dipelajari lebih mendalam &#13;
untuk menjawab pertanyaan penelitian dengan menggunakan tekhnik pengumpulan &#13;
dan analisa data kualitatif. Strategi penelitian yang digunakan adalah studi kasus (case &#13;
study), dan informan penelitian ditentukan secara purposive. &#13;
&#13;
Hasil penelitian menunjukan bahwa, sistem pengasuhan altematif bagi anak &#13;
melalui parktik pangoanant, dapat memenuhi kebutuhan dasar anak yang secara garis &#13;
besar meliputi;fisis biomedis, emosi/kasih sayang, serta stimulasi mental, yang dalam &#13;
prakteknya tidak jauh berbeda dengan pengasuhan bagi anak pada umumnya. &#13;
Pengasuhan yang ada lebih menekankan pada aspek spritualitas dan relasi sosial, &#13;
dimana seorang anak di tekankan untuk tunduk dan patuh pada adat yang menegaskan &#13;
identitas religius mereka, yang di dalamnya terkandung seperangkat nilai untuk &#13;
menghargai, menghormati, bersahabat dengan alam dan sesama. Hal ini tertuang &#13;
dalam dongeng dan syair yang merupakan bagian dari tradisi lisan Dayak Kanayant, &#13;
yang dijadikan media untuk mengintemalisasikan nilai-nilai luhur kepada balita, &#13;
yang diberikan pada saat senggang atau sebelum tidur. Dengan demikian dapat di &#13;
simpulkan bahwa, secara umum sistem pengasuhan altematif bagi anak melalui &#13;
parktik pangoanant yang ada dalam komunitas Dayak Kanayant khususnya di Dusun &#13;
Gunung Loncek, dapat dijadikan sebagai contoh, suatu sistem pengasuhan pada tribe &#13;
society dengan seperangkat keyakinan (beliefs) yang memiliki protective faktor. &#13;
Artinya budaya yang ada mengandung seperangkat nilai yang melindungi dan &#13;
mendukung tumbuh kembang anak.</note>
 <note type="statement of responsibility">Listyaningrum, Indah</note>
 <subject authority="">
  <topic>pengasuhan anak, kebutuhan dasar anak, tribe socie</topic>
 </subject>
 <classification>362 Lis p</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan Universitas Padjadjaran Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi</physicalLocation>
  <shelfLocator>362 Lis p/R.17.465</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">01001150100092</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan Pusat (REF.17,465)</sublocation>
    <shelfLocator>362 Lis p/R.17.465</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>20%252Fscan0001.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>14798</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-04-01 16:18:36</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2017-08-23 10:03:11</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>