Pengaruh implementasi kebijakan perluasan dan pengembangan kesempatan keja terhadap pemberdayaan masyarakat dalam meningjkatkan kesejahteraan sosial masyarakat di kota Palu provinsi Sulawesi Tengah
Kebijakan pemerintah melakukan perluasan dan pengembangan kesempatan
kerja bertujuan untuk menekan kemiskinan, keterbelakangan, dan ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 01001100100208 361.615 984 3 Asn p/R.17,461 Perpustakaan Pusat (REF.17.461) Tersedia -
Perpustakaan Perpustakaan PusatJudul Seri -No. Panggil 361.615 984 3 Asn p/R.17,461Penerbit Program Pascasarjana Unpad : Bandung., 2010 Deskripsi Fisik xvii,;331 hlm,;29 cmBahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 361.615 984 3 Asn pTipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab Asnuryati -
Kebijakan pemerintah melakukan perluasan dan pengembangan kesempatan
kerja bertujuan untuk menekan kemiskinan, keterbelakangan, dan pengangguran,
sehingga dapat diketahui, apakah kebijakan perluasan dan pengembangan
kesempatan kerja memberi pengaruh pemberdayaan masyarakat dalam
meningkatkan kesejahteraan sosial masyarakat.
Penelitian disertasi dirancang dengan pendekatan kuantitatif dengan
metode eksplanatory survey dengan menggunakan kuesioner terstruktur berisi
operasional variabel bebas (independent variable) disimbolkan (X) dan variabel
antara (intervening variable) disimbolkan (Z) dan variabel terikat (dependen
variable) disimbolkan Y. ke dalam dimensi dan indikator-indikatomya berwujud
95 butir pertanyaan dan pemyataan bagi 95 responden yang mewakili masyarakat
yang sudah pemah mengikuti program perluasan dan pengembangan kesempatan
kerja serta tercatat pada Dinas Tenaga Kerja kependudukan dan Catatan Sipil
Kota Palu Provinsi Sulawesi Tengah hingga tahun 2008 sebanyak 13.374 orang di
Kota Palu Provinsi Sulawesi Tengah (selaku konsumer kebijakan publik yang
dipilih secara acak). Hasil ini sejalan dengan teori Jones yakni (1) Organisasi
(Dinas Tenaga Kerja, Kependudukan, dan Catatan Sipil Kota Palu), Sekretariat
Pemerintah Kota Palu sebagai implementator), (2) Interpretasi yang sesuai
diantara aktor perluasan dan pengembangan kesempatan kerja dalam mendorong
dilakukannya pola aturan dan program, dan (3) aplikasi yang dilakukan adalah
implementasi perluasan dan pengembangan kesempatan kerja terhadap
pemberdayaan masyarakat dalam meningkatkan kesejahteraan sosial masyarakat
dari kelurahan, kecamatan, dan kota.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya pengaruh antara implementasi
kebijakan perluasan dan pengembangan kesempatan kerja dengan pemberdayaan
masyarakat signifikan, sedangkan pengaruh pemberdayaan masyarakat dengan
kesejahteraan sosial masyarakat signifikan. Dengan demikian penempatan
pemberdayaan masyarakat sebagai variabel antara sudah tepat. Dapat disimpulkan
bahwa hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini teruji dan dapat diterima
dengan mendukung teori Jones, dimana kesejahteraan sosial masyarakat
cenderung meningkat melalui implementasi perluasan dan pengembangan
kesempatan kerja terhadap pemberdayaan masyarakat dalam meningkatkan
kesejahteraa sosial masyarakat.
-
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






