Pengaruh perilaku aparatur birokrasi terhadap kualitas pelayanan program beras keluarga miskin...
Pennasalahan pokok dalam penelitian ini adalah kualitas pelayanan
program beras keluarga miskin (Raskin) yang dilakukan oleh aparatur ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 01001100100053 354.59 Eng p/R.17.453 Perpustakaan Pusat (REF.17.453) Tersedia -
Perpustakaan Perpustakaan PusatJudul Seri -No. Panggil 354.59 Eng p/R.17.453Penerbit Program Pascasarjana Unpad : Bandung., 2010 Deskripsi Fisik xvii,;295 hlm,;29 cmBahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 354.59 Eng pTipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab M.Rusli Engka -
Pennasalahan pokok dalam penelitian ini adalah kualitas pelayanan
program beras keluarga miskin (Raskin) yang dilakukan oleh aparatur birokrasi
belum optimal. Sehingga kualitas pelayanan program beras keluarga miskin yang
diterirna masyarakat masih rendah. Belum optimalnya pelayanan program beras
keluarga miskin (Raskin) disebabkan oleh perilaku aparatur birokrasi dalam
menjalankan tugas dan fungsinya sebagai. pemberi pelayanan belum efektif,
diduga karena perilaku aparatur birokrasi kurang adil, kurang peduli, kurang
disiplin, kurang peka, dan kurang tanggung jawab. Penelitian dilakukan untuk
menguji secara emperik dan menemukan fakta serta mengkaji secara ilmiah
pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh masyarakat
Program beras kelurga miskin (Raskin) di Kabupaten Wajo. Teknik penarikan
sampel secara Probability Sampling dengan sebanyak 130 orang. Teknik
pengurnpulan data dengan menggunakan angket, Serta analisis data dengan Model
Analisis Jalur dengan Uji Statistik yaitu Uji -t dan Uji - F.
Hasil penelitian menunjukkan besarnya pengaruh perilaku birokrasi
terhadap kualitas pelayanan program beras keluarga miskin ditentukan
dimensi-dimensi keadilan. kepedulian, disiplin, kepekaan dan tanggung
jawab. Pengaruh kelima dimensi tersebut menimbulkan persepsi positif
terhadap organisasi. Berdasarkan penelitian ini, dapat dibangun suatu konsep
baru bahwa perilaku aparatur birokrasi tidak hanya tergantung pada dimensi
dimensi keadilan, kepedulian, disiplin, kepekaan dan tanggung jawab, tetapi
juga ditentukan oleh sistim nilai budaya dan etika yang dibawa individu
individu dalam organisasi atau lembaga yang bersangkutan, karena nilai
budaya dan etika individu terse but direfleksikan dalam perilaku aparatur
dalam memberikan pelayanan kepada program beras kelurga miskin.
Sedangkan Pelayanan Program beras Keluarga miskin (Raskin) disamping
kelima dimensi-dimensi kualitas pelayanan akan semakin berkualitas jika
dilaksanakan secara sosialisasi dan transparansi informasi, sasaran, ketepatan
target penerima, pendanaan, monitoring dan evaluasi serta sistem pengaduan.
-
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






