Pelayanan perizinan terpadu di kota Palu prov. Sulawesi tengah
Penelitian ini bertitik tolak dari masalah pada Badan Pelayanan Perizinan
Terpadu di Kota Palu yang memberikan pelayanan perizinan yang belum ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 01001110100063 353 Nur p/R.17.447 Perpustakaan Pusat (REF.17.447) Tersedia -
Perpustakaan Perpustakaan PusatJudul Seri -No. Panggil 353 Nur p/R.17.447Penerbit Program Pascasarjana Unpad : Bandung., 2011 Deskripsi Fisik xvi,;313 hlm,;29 cmBahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 353 Nur pTipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab Nurhannis -
Penelitian ini bertitik tolak dari masalah pada Badan Pelayanan Perizinan
Terpadu di Kota Palu yang memberikan pelayanan perizinan yang belum sesuai
dengan apa yang menjadi harapan masyarakat pemohon perizinan .Hal tersebut
terjadi karena adanya kesenjangan persepsi antara masyarakat pemohon perizinan
dengan Pemerintah Kota Palu tentang urgensi perizinan, keberadaan pelayanan
perizinan terpadu. Masyarakat sebagai target group dan aparat sebagai pelaksana
juga memiliki pandangan dan pemahaman yang tidak sama serta interaksi antara
aparat dengan masyarakat keberhasilannya ditentukan oleh berbagai faktor yakni:
peran bukti langsung, kehandalan, daya tanggap, jaminan dan empati.
Penelitian ini difokuskan pada pelayanan perizinan yang dilakukan oleh
aparat di badan pelayanan perizinan terpadu. Rancangan penelitian menggunakan
metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif dan strategi studi kasus sedangkan
teknik pengumpulan datanya yakni observasi, wawancara dan melalui studi
kepustakaan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelayanan perizinan yang dilakukan
oleh aparat tidak sesuai dengan harapan masyarakat pemohon perizinan.
Pemerintah Kota Palu hanya memadukan atau mengumpulkan berbagai masalah
dari berbagai instansi teknis lainnya ke daJam satu instansi yakni badan
pelayanan peizinan terpadu. DaJam peneJitian ini ditemukan bahwa semakin
banyak jenis perizinan yang dipadukan dalam suatu instansi tertentu maka akan
semakin besar masalah yang ditimbulkannya Kemudian konsep barn yang
ditemukan dalam penelitian ini adalah keberhasilan peJayanan perizinan terpadu
ditentukan oleh remunerasi yang mendorong aparat memberikan pelayanan
perizinan dengan baik. -
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






