<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="14773">
 <titleInfo>
  <title>Pengaruh pemberdayaan dan pengawasan terhadap perilaku pegawai dalam rangka meningkatkan kualitasplayanan surat ijin usaha perdagangan</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Sitorus, Monang</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Bandung</placeTerm>
   <publisher>Program Pascasarjana Unpad</publisher>
   <dateIssued>2010</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd"></form>
  <extent>xxiii,;381 hlm,;29 cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Dalam pelaksanaan Otonomi Daerah dengan titik berat pada Daerah &#13;
Tingkat II seperti yang dikemukakan dalam UU No 32 Tahun 2004 tentang &#13;
Pemerintah Daerah salah satu tujuannya adalah untuk mempercepat dan &#13;
peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat seperti pelayanan perijinan. &#13;
Hingga saat ini masih terjadi kesenjangan antara harapan klien akan kualitas &#13;
pelayanan perijinan (das sollen) dengan .kualitas pelayanan perijinan yang &#13;
dihasilkanldiberikan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (das sein), hal ini &#13;
diakibatkan masih adanya diskriminasi, kepedulian dan kepastian akan layanan &#13;
yang diberikan. Meskipun permintaan perijinan di Kota Medan terus mengalami &#13;
peningkatan, namun tidak serta merta diimbangi dengan kualitas pelayanan. Atas &#13;
dasar itu perIu diupayakan penanggulangannya, sebab bila tidak merupakan suatu &#13;
kerugian bagi Pemerintah Daerah Kota Medan. &#13;
&#13;
Hasil pengamatan diduga bahwa pemberdayaan dan pengawasan terhadap &#13;
perilaku pegawai belum optimal dilaksanakan, sehingga upaya meningkatkan &#13;
kuaIitas pelayanan perijinan SIUP belum memenuhi harapan yang diinginkan &#13;
kIien. Sebagai upaya untuk meyakinkan hal itu peneliti mengkaji dan &#13;
menganalisis seberapa besar pengaruh pemberdayaan dan pengawasan terhadap &#13;
perilaku pegawai dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan perijinan SIUP &#13;
di Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Medan. Penelitian ini menggunakan &#13;
metode ekplanatori survey dengan pendekatan kuantitatif. Teknik penentuan &#13;
responden menggunakan teknik sensus, dan uji hipotesis dengan teknik analisis &#13;
jalur (path analysis). &#13;
&#13;
Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh langsung dan tidak &#13;
langsung pemberdayaan dan pengawasan beserta dimensi-dimensinya terhadap &#13;
perilaku pegawai. Demikian juga perilaku pegawai beserta dimensi-dimensinya &#13;
berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas pelayanan perijinan SIUP. &#13;
Dengan demikian hasil peneIitian dapat diterima secara ilmiah. &#13;
&#13;
Secara teoritis dan berdasarkan hasil pengujian menunjukkan bahwa &#13;
pemberdayaan dan pengawasan dapat digunakan untuk membentuk perilaku &#13;
pegawai yang kondusif. Kondusifnya perilaku pegawai akan dapat meningkatkan &#13;
kualitas pelayanan perijinan SIUP. Namun demikian peneliti menyadari &#13;
sepenuhnya bahwa masih banyak variabel lain atau faktor lain (epsilon) yang &#13;
mempengaruhi kualitas pelayanan perijinan SIUP. Variabel tersebut dapat berupa &#13;
faktor budaya dan keuangan sehingga akan mengakibatkan rendahnya kualitas &#13;
pelayanan perijinan SIUP. Hasil penemuan baru dari penelitian ini faktor tidak &#13;
berwujud yaitu budaya organisasi. Sebab disadari meskipun variabel-variabel &#13;
yang mempengaruhi kualitas pelayanan itu sudah baik dirumuskan namun tanpa &#13;
memperhatikan budaya organisasi, pegawai bisa berbuat semaunya karena tidak &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility">Sitorus, Monang</note>
 <subject authority="">
  <topic>diperhatikan lagi mana yang benar dan mana yang sa</topic>
 </subject>
 <classification>352.559 812 28 Sit p</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan Universitas Padjadjaran Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi</physicalLocation>
  <shelfLocator>352.559 812 28 Sit p/R.17.436</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">01001100100051</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan Pusat (REF.17.436)</sublocation>
    <shelfLocator>352.559 812 28 Sit p/R.17.436</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>20%252Fscan0001.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>14773</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-04-01 16:18:36</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2017-08-21 14:51:09</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>