Pengaruh implementasi kerangka pengeluaran jangka menengah, pengenggaran terpadu dan penganggaran kineja...
Reformasi keuangan negara yang dirasakan dibutuhkan sejak adanya
desentralisasi di Indonesia memerlukan cara pandang baru terhadap ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 01001100100088 352.159 824 Rus p/R.17.418 Perpustakaan Pusat (REF.17.418) Tersedia -
Perpustakaan Perpustakaan PusatJudul Seri -No. Panggil 352.159 824 Rus p/R.17.418Penerbit Program Pascasarjana Unpad : Bandung., 2010 Deskripsi Fisik xvi,;298 hlm,;29 cmBahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 352.159 824 Rus pTipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab Rusmana, Oman -
Reformasi keuangan negara yang dirasakan dibutuhkan sejak adanya
desentralisasi di Indonesia memerlukan cara pandang baru terhadap pengelolaan
keuangan negara. Untuk meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan negara, maka
diadopsi pendekatan-pendekatan dan teknik baru dalam pengelolaan keuangan negara
dalam Undang-undang Keuangan Negara Nomor 17 Tahun 2003. Kerangka
pengeluaran jangka menengah (KPJM) , penganggaran terpadu dan penganggaran
kinerja merupakan pendekatan yang digunakan dalam pengelolaan keuangan negara.
Pendekatan ini diharapkan berpengaruh terhadap pelaksanaan anggaran pemerintah dan
pelaksanaan prinsip-prinsip tata kelola pemerintah daerah yang baik, yang kemudian
diharapkan akan meningkatkan kinerja keuangan pemerintah.
Penelitian ini dilakukan dengan metode penelitian sensus pada 36 Pemerintah
Daerah di Jawa Tengah. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer
dan data sekunder. Data primer pengumpulan data didapat melalui kuesioner. Data
sekunder didapat dengan menggunakan hasil laporan audit laporan keuangan
pemerintah daerah oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Responden penelitian ini
adalah Pejabat Pengelola Keuangan Daerah. Keabsahaan dan keandalan hasil kuesioner
diuji terlebih dahulu sebelum uji hipotesis dilakukan. Analisis data untuk pengujian
hipotesis adalah dengan path analysis.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa : 1) terdapat hubungan yang tinggi antara
implementasi pendekatan KPJM, Penganggaran Terpadu, dan Penganggaran Kinerja, di
Pemerintah Daerah; 2) implementasi pendekatan KPJM, Penganggaran Terpadu, dan
Penganggaran Kinerja berpengaruh secara simultan maupun parsial terhadap
implementasi anggaran Pemerintah Daerah; 3) implementasi pendekatan KPJM,
Penganggaran Terpadu, Penganggaran Kinerja dan implementasi anggaran Pemerintah
Daerah berpengaruh secara simultan maupun parsial terhadap Prinsip-prinsip tata
kelola Pemerintah Daerah yang baik; dan 4) implementasi pendekatan KPJM,
Penganggaran Terpadu, Penganggaran Kinerja, implementasi anggaran Pemerintah
Daerah, dan implementasi Prinsip-prinsip tata kelola Pemerintah Daerah yang baik
berpengaruh secara simultan maupun parsial terhadap kinerja keuangan Pemerintah
Daerah. -
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






