Detail Cantuman

Image of Sistem penilaian kinerja pegawai negeri sipil (kasus di sekretariat daerah prov, Jabar)

 

Sistem penilaian kinerja pegawai negeri sipil (kasus di sekretariat daerah prov, Jabar)


Hasil pengarnatan terdapat beberapa kendala yang dihadapi dalam penilain
kinerja pegawai: Pertama. budaya atau perilaku; selama ini persepsi ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01001100100087351.142 Bas s/R.17.402Perpustakaan Pusat (REF.17.402)Tersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    351.142 Bas s/R.17.402
    Penerbit Program Pascasarjana Unpad : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xvi,;184 hlm,;29 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    351.142 Bas s
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Hasil pengarnatan terdapat beberapa kendala yang dihadapi dalam penilain
    kinerja pegawai: Pertama. budaya atau perilaku; selama ini persepsi penilaian
    kinerja yang dilaksanakan di lingkungan pegawai negeri sipil dan sudah mengakar
    begitu lama hanyalah dianggap sebagai formalitas dan tidak dilaksanakan
    sebagaimana mestinya. Penilaian kinerja dalam bentuk format DP-3 dibuat pada
    saat mengajukan kenaikan pangkat itupun dengan cara menyaiin VP-3 yang
    dibuat pada waktu sebelumnya; Kedua, resistensi, kecenderungan seseorang
    dalarn menyikapi suatu sistem baru dalam pribadmya yang akhirnya menimbulkan
    penolakan terhadap hal-hal baru tersebut (mempertahankan status quo). Ketiga,
    ewuh pakewuh, penilaian dengan digunakannya instrumen penilaian kinerja
    seseorang pimpinan yang memiliki kecenderungan untuk canggung menerima
    penilaian dari bawahannya dan sebaliknya. Keempat, regulasi, belum adanya
    aturan atau payung hukum yang mengatur implementasi instrumen penilaian OP3
    yang diterapkan selama ini. tiiperoleh dari iaporan kegiatan instrumen penilaian
    pendukung OP3 (Daftar Penilaian Pelaksanaan Pekerjaan) Biro Kepegawaian
    Setda Provinsi Jawa Barat. Masalah utamanya bahwa sistem penilaian pegawai di
    lingkungan Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Barat belum berfungsi secara
    optimal.

    Masalah tersebut selanjutnya dikaji dan dianalisis lebih jauh tentang
    bagaimana sistem penilaian kinerja pegawai negeri sipil di lingkungan Sekretariat
    Daerah Provinsi Jawa Barat, Tujuan dari penelitian ini yakni mengembangkan
    konsep sistem penilaian kinetja PNS di lingkungan Sekretariat Daerah Pemda
    Provinsi Jawa Barat. Penelitian ini menggunakan Pendekatan kualitatif dengan
    metode deskriptif analitis. Penelitian mebahas secara mendalam mengenai
    implementasi konsep penilaian Rating System, Ranking System dan Object-Based
    System di lingkungan Sekretariat Daerah Propinsi Jawa Barat. Hasil penelitian
    menunjukkan bahwa berdasarkan ketiga sistem penilaian kinerja pegawai tersebut
    OP3 memiliki keunggulan dan kelemahan dalam kaitannya dengan upaya
    peningkatan kinerja pegawai. Secara spesifik dikatakan bahwa untuk kondisi saat
    ini alternative yang paling tepat adalah dengan mengkombinasikan sistem
    penilaian berdasarkan Rating System, Ranking System dan sistem penilaian
    berdasarkan sasaran tUbject-Based System),
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi