Detail Cantuman

No image available for this title

Text  

[SKRIPSI] HUBUNGAN INTERPARENTAL CONFLICT DIANTARA ORANGTUA DENGAN MARITAL ATTITUDE PADA EMERGING ADULT


"Interparental conflict yang disaksikan anak merupakan sebuah pengalaman kritis
yang dapat mempengaruhi interpretasi dan sikap anak terhadap ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    19012022S3566S3566 Sha hPerpustakaan Fakultas Psikologi UNPAD (-)Tersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Psikologi
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    S3566 Sha h
    Penerbit Fakultas Psikologi UNPAD : .,
    Deskripsi Fisik
    xv., 195 hlm.: ill.; 30 cm.
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    190110160071
    Klasifikasi
    S3566 Sha h
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    SKRIPSI
    Pernyataan Tanggungjawab
  • "Interparental conflict yang disaksikan anak merupakan sebuah pengalaman kritis
    yang dapat mempengaruhi interpretasi dan sikap anak terhadap pernikahan.
    Penilaian-penilaian terkait pernikahan yang dihasilkan dari proses berpikir akan
    mempengaruhi intensi, sikap dan ekspektasi anak terhadap pernikahan ketika sudah
    dewasa. Emerging adult yang memiliki latar belakang keluarga yang penuh konflik
    dan pernah menyaksikan interparental conflict sejak usia operasional formal akan
    menunjukkan sikap yang berbeda terhadap pernikahan dibandingkan dengan
    mereka yang tidak pernah menyaksikan interparental conflict.
    Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara
    interparental conflict dengan marital attitude pada emerging adult. Penelitian ini
    menggunakan pendekatan kuantitatif dengan rancangan noneksperimental
    korelasional. Subjek penelitian ini adalah 202 mahasiswa Fakultas Psikologi
    Universitas Padjadjaran yang berada pada tahap perkembangan usia emerging adult
    fase launching dengan rentang usia 18-22 tahun. Penelitian menggunakan alat ukur
    Marital Attitude Scale (Park & Rosen, 2013) yang terdiri dari sub skala intent to
    marry scale (IMS), general attitude towards marriage (GAMS), dan aspect of
    marriage (AMS) untuk mengukur variabel sikap terhadap pernikahan, serta alat
    ukur Children’s Perception of Interparental Conflict (CPIC) dari Grych dan
    Fincham (1990) untuk variabel konflik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
    terdapat hubungan signifikan negatif dengan tingkat rendah antara general attitude
    towards marriage (GAMS) dengan interparental conflict (r=-0.291, p=0.001) dan
    hubungan korelasi negatif dengan tingkat rendah antara dimensi negative attitude
    (r=-0.260, p=0.001) dan dimensi fears and doubt (r=-0.296, p=0.001) dari sub skala
    GAMS dengan interparental conflict. Individu yang menganggap orang tua mereka
    terlibat dalam konflik yang frekuentif, intensif, dan seringkali tidak terselesaikan
    dengan baik cenderung memiliki lebih banyak ketakutan dan kekhawatiran serta
    sikap negatif terkait pernikahan.
    Kata kunci: interparental conflict, marital attitude, emerging adult."
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi