Detail Cantuman

Image of Pengaruh implementasi kebijakan bidang metrologi terhadap kualitas pelayanan pada balai kemetrologian prov. Jawa barat

 

Pengaruh implementasi kebijakan bidang metrologi terhadap kualitas pelayanan pada balai kemetrologian prov. Jawa barat


Masalah dalam penelitian ini adalah belurn optirnalnya irnplernentasi
kebijakan di bidang kernetrologian di Jawa Barat, yang disebabkan ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01001120100211351 War p/R.17.392Perpustakaan Pusat (REF.17.392)Tersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    351 War p/R.17.392
    Penerbit Program Pascasarjana Unpad : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xi,;181 hlm,;29 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    351 War p
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Masalah dalam penelitian ini adalah belurn optirnalnya irnplernentasi
    kebijakan di bidang kernetrologian di Jawa Barat, yang disebabkan rnasih
    banyaknya alat-alat ukur, takar dan tirnbang, serta perIengkapannya yang belurn
    ditera sesuai dengan standar kernetrologian, sehingga rnernpengaruhi terhadap
    kualitas pelayanan pada Balai Kernetrologian Provinsi Jawa Barat, terutarna
    dalam hal kepastian, kebenaran dan jaminan terhadap hasil ukuran, takaran dan
    timbangan.

    Penelitian ini rnenggunakan pendekatan kuantitatif dengan rnetode survei
    penjelasan (explanatory survey method), dengan populasi dan sarnpel penelitian di
    5 kantor wilayah kerja dengan jurnlah 187 pegawai. Pengujian hipotesis dilakukan
    dengan analisis jalur.

    Hasil analisis deskriptif rnenunjukkan bahwa: (a) secara keseluruhan
    dimensi-dirnensi dalarn irnplernentasi kebijakan, yaitu kornunikasi, surnber daya,
    disposisi, dan struktur birokrasi dalarn irnplernentasi kebijakan berada pada
    kondisi baik. Skor untuk struktur birokrasi dinilai paling tinggi, sedangkan yang
    dinilai relatif paling rendah adalah kornunikasi; (b) Dirnensi tangible, keandalan,
    ketanggapan, jaminan dan ernpati berada pada kondisi yang relatifbaik. Dirnensi
    tangible dinilai relatif paling tinggi dibandingkan dirnensi lainnya. Hasil
    pengujian hipotesis rnenunjukkan bahwa sebagian besar kualitas pelayanan dapat
    dijelaskan oleh dirnensi-dirnensi Irnplernentasi Kebijakan. Dilihat dari nilai-nilai
    koefisien jalumya, dirnensi Struktur Birokrasi rnerupakan dirnensi yang paling
    dominan pengaruhnya terhadap Kualitas Pelayanan. Adapun dirnensi Kornunikasi
    merupakan dirnensi yang tidak begitu dorninan.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi