
Text
Uji Mamfaat Beberapa Tumbuhan Antiinflamasi Pada Tikus Putih.
Telah dilakukan penelitian mengenai aktivitas antiinflamasi ekstrak metanol dan serbuk daun Moringa oleifera Lamk (kelor), Coleus scutellariodes ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 01021931000051 Tersedia -
Perpustakaan Fakultas FarmasiJudul Seri -No. Panggil 812Penerbit : ., 1993 Deskripsi Fisik -Bahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 812Tipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi NULLSubyek Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab NULL -
Telah dilakukan penelitian mengenai aktivitas antiinflamasi ekstrak metanol dan serbuk daun Moringa oleifera Lamk (kelor), Coleus scutellariodes (jawer kotok), Podocarpus neriifolia Don (kisireum), Canarium amboinense Hochr (kanari) dan Calophyllum inophyllum L (nyamplung). Pada penelitian ini, pengukuran aktivitas antiinflamasi dilakukan dengan metode Winter yang dimodifikasi, pada tikus putih (Rattus norwegicus) jantan galur Wistar (200 - 250 gram).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian dosis 200 mg/kg bobot badan secara oral memberikan aktivitas antiinflamasi : ekstrak kanari (69,3%), kisireum (22,7%), nyamplung (20,6%), kelor (19,2%) dan jawer kotok (18,8%) dibandingkan dengan kontrol : serbuk halus kanari (44,8%), kisireum (36,7%), nyamplung (20,6%), kelor (15,9%) dan jawer kotok (52,3%) dibandingkan dengan kontrol.
Untuk tumbuhan yang memiliki aktivitas antiinflamasi lebih besar dari 50% perlu penelitian lebih lanjut yang mengarah pada fraksinasi ekstrak agar diperoleh senyawa murni yang mempunyai aktivitas antiinflamasi. Tumbuhan yang memiliki aktivitas antiinflamasi lebih kecil dari 50% perlu penelitian lebih lanjut dengan dosis yang lebih besar dari 200 mg/kg bobot badan sehingga diperoleh aktivitas antiinflamasi seperti dikemukakan secara etnofarmakologi. -
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






