Implementasi Manajemen Strategi Pengembangan Pariwisata Di Kota Singkawang Propinsi Kalimantan Barat
Vi si Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olah Raga untuk
. mewujudkan Kota Singkawang sebagai destinasi wisata terkemuka di ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 01001140100111 351 Sun I/R.17.373 Perpustakaan Pusat (REF.17.373) Tersedia -
Perpustakaan Perpustakaan PusatJudul Seri -No. Panggil 351 Sun I/R.17.373Penerbit Program Pascasarjana Unpad : Bandung., 2014 Deskripsi Fisik xviii,;201 hlm,;29 cmBahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 351 Sun ITipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab Sunyata, Lina -
Vi si Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olah Raga untuk
. mewujudkan Kota Singkawang sebagai destinasi wisata terkemuka di Indonesia
diupayakan melalui manajemen strategi pengembangan pariwisata kota
Singkawang. Melalui langkah formulasi strategi, langkah implementasi dan
lartgkahpengawasan, berbagai program pengembangan pariwisata kota
singkawang diupayakan untuk untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan.
Dilihat dari aspek sumber daya manusia dan kelayakan anggaran, terdapat
kelemahan dari Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olah Raga. Namun
demikian, berbagai program yang spektakuler dan membutuhkan dana besar serta
pengelolaan secara profesional, dapat diimplementasikan dengan baik sehingga
dapat mendongkrak jumlah kunjungan wisatawan.
Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif.
Informan dalam penelitian ini ditentukan secara Purposive Sampling. Sumber data
diperoleh dari informan dengan menggunakan teknik wawancara, observasi dan
studi dokumentasi.
Penelitian mengenai bagaimana implementasi manajemen strategi
Pengembangan Pariwisata Singkawartg menghasilkan temuan bahwa efektivitas
Implementasi Manajemen Strategi Pengembangan Pariwisata Kota Singkawang
berkaitan dengan tepatnya program yang diformulasikan, peranan pemimpin
dalam berkoordinasi dengan stakeholder, minat dan ketertarikan pegawai dalam
bidang kepariwisataan, budaya organisasi yang kondusif serta ketersediaan
anggaran yang ditunjang secara maksimal oleh mitra (pelaku usaha dan
masyarakat) berbasis budaya dan kebijakan multikultural yang dikembangkan
oleh masyarakat dan pemerintah kota Singkawang. peranserta masyarakat dan
pelaku usaha disamping faktor design organisasi, budaya organisasi,
kepemimpinan maupun anggaran program.
-
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






