Detail Cantuman

Image of Evaluasi Kebijakan Bantuan Operasional Sekolah (BOS) pada SMP Negeri di Kab Badung Prov Bali

 

Evaluasi Kebijakan Bantuan Operasional Sekolah (BOS) pada SMP Negeri di Kab Badung Prov Bali


Berdasarkan data BPPS Provinsi Bali Tahun 2013 bahwa dengan adanya
kebijakan program BOS belum efektif untuk membebaskan sekolah dari segala ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01001150100114351 Sum e/R.17.372Perpustakaan Pusat (REF.17.372)Tersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    351 Sum e/R.17.372
    Penerbit Program Pascasarjana Unpad : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xvi,;222 hlm,;29 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    351 Sum e
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Berdasarkan data BPPS Provinsi Bali Tahun 2013 bahwa dengan adanya
    kebijakan program BOS belum efektif untuk membebaskan sekolah dari segala bentuk
    pungutan yang dilakukan terhadap SMP Negeri di Kabupaten Badung Provinsi Bali dan
    belum bisa menutaskan wajib belajar 9 tahun yang bermutu. Sebagai salah satu
    indikator keberhasilan dilihat dari APM setiap tahunnya mengalami fluktuasi, dari
    semenjak di diberlakukannya kebijakan BOS pada tahun 2005. Berkaitan dengan
    fenomena tersebut penulis tertarik untuk melakukan penelitian tentang evaluasi
    kebijakan BQS pada SMP Negeri di Kabupaten Badung Provinsi Bali.

    Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi
    kasus. Sumber data yang dipergunakan dalam penelitian ini terdiri dari data primer yang
    diperoleh melalui teknik wawancaran dan observasi (pengamatan), dan data sekunder
    yang bersumber dari dokumen yang berkaitan dengan masalah penelitian. Informan
    penelitian mempergunakan informan kunci yaitu tim evaluator Dinas Pendidikan
    Pemuda dan Olahraga Kabupaten Badung Provinsi Bali dan sebagai informan
    pendukung yang terdiri dari Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten
    Badung, Manajemen BOS Kabupaten Badung, Kepala Sekolah SMP Negeri Kabupaten
    Badung, Manajemen BOS SMP Negeri Kabupaten Badung, Ketua Kominte S.MP
    Negeri Kabupaten Badung dan Orang Tua Siswa SMP Negeri Kabupaten Badung.

    Hasil Penelitian dengan mempergunakan teori CIPP dari Stufflebeam (2002:302)
    yang terdiri dari evaluasi konteks, evaluasi input, evaluasi proses dan evaluasi
    produk.Kebijakan BOS pada SMP Negeri di Kabupaten Badung Provinsi Bali belum
    efektif untuk membebaskan sekolah dari segala macam pungutan dan belum tuntasnya
    wajib belajar 9 tahun yang bermutu karena evaluasi belum dilakukan secara linier,
    konprehensip dan kontinu oleh tim evaluator Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga
    Kabupaten Badung Provinsi Bali. Sesuai dengan hasil penelitian tersebut maka penulis
    menyarankan kepada pemerintah agar dana BOS dapat efektif untuk mencegah agar
    tidak terjadinya pungutan dan tuntas belajar 9 tahun yang bermutu dapat terwujud
    sebaiknya ada jaminan dari pemerintah terhadap anak-anak yang tamat SD semuanya
    melanjutkan dan tertampung di SMP, agar tahun pelajaran disamakan dengan tahun
    anggaran, dan tidak ada pemisahan tingkat pendidikan SD dan SMP disamakan dengan
    VU Sistem Pendidikan Nasional yaitu pendidikan dasar.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi