Detail Cantuman

No image available for this title

Text  

[SKRIPSI] GAMBARAN TINGKAT KECEMASAN PADA SISWA KELAS XII SMAN DI KOTA ANDUNG DALAM MENGHADAPI SBMPTN


"ABSTRAK

Kecemasan adalah perasaan tidak menyenangkan, yang ditandai dengan

gejala-gejala seperti kekhawatiran, ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    19012022S3546S3546 Muh gPerpustakaan Fakultas Psikologi UNPAD (-)Tersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Psikologi
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    S3546 Muh g
    Penerbit Fakultas Psikologi UNPAD : Jatinangor.,
    Deskripsi Fisik
    xv., 144 hlm.: ill.; 30 cm.
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    190110170064
    Klasifikasi
    S3546 Muh g
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    SKRIPSI
    Pernyataan Tanggungjawab
  • "ABSTRAK

    Kecemasan adalah perasaan tidak menyenangkan, yang ditandai dengan

    gejala-gejala seperti kekhawatiran, keprihatinan, dan rasa takut yang kadang-
    kadang dialami dalam tingkatan yang berbeda-beda (Atkinson, 2001). Salah satu

    kecemasan yang mungkin dialami oleh siswa adalah kecemasan dalam menghadapi
    ujian, yang disebut dengan test anxiety. Test anxiety merupakan respons terhadap
    motif untuk menghindari kegagalan pada keadaan tidak pasti dan mengancam
    (dalam situasi ujian) yang mencakup perhatian kognitif dan gairah otonom (Liebert
    & Morris, 1967). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat
    kecemasan siswa kelas XII SMAN di Kota Bandung dalam menghadapi ujian
    masuk perguruan tinggi yaitu SBMPTN. Pendekatan penelitian ini adalah
    kuantitatif dengan rancangan penelitian non-eksperimental menggunakan metode
    studi deskriptif. Penelitian ini dilakukan kepada 127 siswa kelas XII yang tersebar
    dari 27 SMAN di Kota Bandung yang mengikuti SBMPTN 2021. Responden
    diperoleh menggunakan teknik convenience sampling. Alat ukur yang digunakan
    adalah alat ukur yang dikembangkan oleh Natalia (2014) pada penelitiannya
    berdasarkan konsep test anxiety dari Liebert dan Morris (1967). Alat ukur ini terdiri

    dari 57 butir pernyataan yang mengukur kecemasan berdasarkan komponen-
    kompenen test anxiety, yaitu worry, emotionality, dan task generated interference.

    Alat ukur berupa self-administered questionnaire yang disebarkan menggunakan
    Google Form. Data dianalisis menggunakan uji statistik deskriptif dan uji beda.
    Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum tingkat test anxiety siswa berada
    pada kategori cukup rendah. Mayoritas siswa mengalami test anxiety cukup rendah
    (89%), test anxiety cukup tinggi (9,4%), dan test anxiety rendah (1,6%). Tidak
    terdapat sama sekali siswa yang mengalami test anxiety tinggi. Secara umum
    tingkat test anxiety siswa pada level komponennya, yaitu worry, emotionality, dan
    task-generated interference, semuanya berada pada kategori cukup rendah. Secara
    umum tingkat test anxiety siswa berdasarkan jenis kelamin, usia, dan asal sekolah,
    semuanya berada pada kategori cukup rendah. Tidak terdapat perbedaan yang
    signifikan pada test anxiety berdasarkan jenis kelamin, usia, dan asal sekolah.

    Kata Kunci: Kecemasan, Test Anxiety, Siswa, Sekolah Menengah Atas, SBMPTN"
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi