Detail Cantuman

No image available for this title

Text  

Studi Farmakognosi Makroalga Bapaphyeus Alpareali Geoaocilaria Sp Berdasarkan Pendekatan Bioaktivitas Terhadap Bioindikator Artemia Salina Leacth.


Studi farmakognosi dan uji bioaktivitas makro alga Kappaphycus alvarezii dan Glacillaria sp., telah dilakukan. Susut pengeringan dari kedua simplisia ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01021931000036Tersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Farmasi
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    794
    Penerbit : .,
    Deskripsi Fisik
    -
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    794
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    NULL
    Subyek

    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Studi farmakognosi dan uji bioaktivitas makro alga Kappaphycus alvarezii dan Glacillaria sp., telah dilakukan. Susut pengeringan dari kedua simplisia tersebut berturut-turut 11,007% dan 16,66%. Kadar sari K. alvarezii dan Glacillaria sp. yang larut dalam air berturut-turut 9,05%, dan 1,63% sedangkan yang larut dalam etanol berturut-turut 15%, 9,9%.
    Ekstraksi dilakukan dengan teknik sokletasi, sedangkan untuk uji bioaktivitas digunakan Artemia salina Leach. Sebagai bioindikator. Dari setiap cuplikan alga diperoleh tiga larutan uji, yaitu ekstrak n-heksan, ekstrak kloroform metanol (1:2), dan ekstrak metanol. Larutan uji diperiksa efek mortalitas totalnya terhadap bioindikator.
    Hasil uji bioaktivitas menunjukkan bahwa fraksi n-heksan dan kloroform-metanol (1:2) K. alvarezii memberikan efek mortalitas total sampai konsentrasi 100 mg/ml, dan fraksi kloroform-metanol (2:1) Glacillaria sp. memberikan efek mortalitas total sampai konsentrasi 25 mg/ml.
    Uji fitokimia terhadap makro alga ini menunjukkan adanya kandungan kimia golongan senyawa saponin dan triterpen.
    Fraksinasi ekstrak kasar yang diikuti oleh uji bioaktivitas, memberikan dua fraksi aktif dari ekstrak kloroform-metanol Glacillaria sp., dan satu fraksi aktif dari ekstrak n-heksan K. alvarezii.
    Analisis kromatografi gas fraksi aktif menunjukkan bahwa fraksi pertama dan kedua dari ekstrak kloroform-metanol masing-masing memberikan satu puncak kromatogram, masing-masing dengan waktu retensi 2,055 menit dan 1,753 menit, sedangkan fraksi n-heksan memberikan tiga puncak pada fraksi n-heksan dengan waktu retensi 1,067, 2,367, dan 3,807 menit.
    Analisis spektroskopi Infra Merah fraksi kloroform-metanol dari Gracillaria sp. memperlihatkan adanya senyawa amin ( v 2900 cm-1, 2500 cm-1, 2000 cm-1, dan 1440-1390 cm-1), dan senyawa alkohol ( v 3500-3000 cm-1, dan 1020-1000 cm-1). Analisis spektroskopi Ultra Violet memperlihatkan adanya kromofor poliena (? 220-230). Uji reaksi warna memperlihatkan adanya senyawa aril amin.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi