Detail Cantuman

Image of implementasi kebijakan pemberdayaan masyarakat keluarga miskin kelompok usaha peningkatan pendapatan keluarga sejahtera (UPPKS) di kota Pontianak provinsi Kalimantan Barat

 

implementasi kebijakan pemberdayaan masyarakat keluarga miskin kelompok usaha peningkatan pendapatan keluarga sejahtera (UPPKS) di kota Pontianak provinsi Kalimantan Barat


Fokus penelitian ini adalah implementasi kebijakan pemberdayaan
masyarakat keluarga miskin kelompok usaha peningkatan pendapatan keluarga

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01001120100048351 Mar i/R.17.330Perpustakaan Pusat (REF.17.330)Tersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    351 Mar i/R.17.330
    Penerbit Program Pascasarjana Unpad : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xiv,;336 hlm,;29 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    351 Mar i
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Fokus penelitian ini adalah implementasi kebijakan pemberdayaan
    masyarakat keluarga miskin kelompok usaha peningkatan pendapatan keluarga
    sejahtera (UPPKS) di Kota Pontianak Penelitian ini menjawab pertanyaan
    bagaimana implementasi kebijakan pemberdayaan masyarakat keluarga miskin
    kelompok UPPKS di Kota Pontianak dilaksanakan. Belum berhasilnya
    implementasi kebijakan pemberdayaan masyarakat keluarga miskin kelompok
    UPPKS di Kota Pontianak ada kaitannya dengan kegiatan organisasi,
    interpretasi dan aplikasi dalam implementasi kebijakan.

    Penelitian ini menggunakan metode diskriptif kualitatif dengan
    instrumen utamanya adalah peneliti sendiri, di mana proses pengumpulan,
    pengolahan, analisis, interpretasi dan verifikasi data dari setiap infonnasi data
    primer dan data skunder yang diperoleh melalui kegiatan wawancara mendalam,
    observasi dan dokumentasi terhadap seting latar peristiwa, situasi dan kondisi
    empiris proses implementasi kebijakan pemberdayaan masyarakat keluarga
    miskin kelompok UPPKS di Kota Pontianak diungkapkan secara obyektif.

    Hasil penelitian menemukan bahwa implementasi kebijakan
    pemberdayaan masyarakat keluarga miskin kelompok UPPKS belum berhasil
    mencapai tujuan kebijakan, dikarenakan belum optimalnya kapasitas aparat
    pelaksana kebijakan dalam menerapkan kegiatan organisasi, interpretasi dan
    aplikasi. Hal yang paling menentukan dalam implementasi kebijakan
    pemberdayaan masyarakat keluarga miskin kelompok UPPKS adalah komitmen
    dan keberpihakan implementor dari tingkat pimpinan puncak sampai pelaksana
    untuk mengimplementasikan kebijakan sesuai dengan tujuan kebijakan.

    Diyakini, dengan adanya komitmen dan keberpihakan implementor,
    maka implementasi kebijakan pemberdayaan masyarakat miskin kelompok
    UPPKS akan berjalan efektif sesuai tujuan kebijakan.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi