Detail Cantuman

No image available for this title

Text  

[SKRIPSI] GAMBARAN PENGALAMAN MENERIMA UJARAN KEBENCIAN DI MEDIA SOSIAL TWITTER BERDASARKAN SUDUT PANDANG KORBAN


"ABSTRAK

Ujaran kebencian online di media sosial menjadi suatu permasalahan yang
cukup mengganggu bagi para pengguna aktif ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    19012022S3530S3530 Tia gPerpustakaan Fakultas Psikologi UNPAD (-)Tersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Psikologi
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    S3530 Tia g
    Penerbit Fakultas Psikologi UNPAD : Jatinangor.,
    Deskripsi Fisik
    xiii., 161 hlm.: ill.; 30 cm.
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    190110170151
    Klasifikasi
    S3530 Tia g
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    SKRIPSI
    Pernyataan Tanggungjawab
  • "ABSTRAK

    Ujaran kebencian online di media sosial menjadi suatu permasalahan yang
    cukup mengganggu bagi para pengguna aktif media sosial, terutama terhadap
    korban yang mengalami berbagai macam dampak negatif dari perilaku tersebut.
    Walaupun begitu penelitian terkait ujaran kebencian berdasarkan sudut pandang
    korban masih jarang dilakukan di Indonesia. Selain itu, penelitian tersebut belum
    ada yang dilakukan di media sosial Twitter. Padahal ujaran kebencian merupakan
    bagian yang cukup signifikan di media sosial Twitter. Oleh karena itu, penelitian
    ini dilakukan bertujuan untuk menggambarkan pengalaman menerima ujaran
    kebencian di media sosial Twitter berdasarkan sudut pandang korban yang meliputi
    bentuk perilaku ujaran kebencian, karakteristik perilaku ujaran kebencian, dampak
    dari perilaku ujaran kebencian, serta respon korban terhadap perilaku ujaran
    kebencian yang diterimanya.
    Penelitian deskriptif kualitatif ini dilakukan secara daring pada 8 mahasiswa
    Universitas Padjadjaran yang berusia 17-24 tahun dan pernah menerima ujaran
    kebencian di media sosial Twitter. Pemilihan responden dilakukan dengan metode
    non-probability sampling, berupa convenience sampling. Alat ukur yang digunakan
    dalam penelitian ini berupa kuesioner pertanyaan terbuka yang disusun berdasarkan
    tujuan penelitian dan merujuk pada penelitian terdahulu terkait ujaran kebencian
    oleh Leets (2002) dan Nyman & Provozin (2019). Data yang diperoleh diolah
    menggunakan thematic analysis dengan pendekatan induktif.
    Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk perilaku ujaran kebencian yang
    diterima korban di media sosial Twitter menunjukkan bahwa perilaku yang korban
    maknakan sebagai ujaran kebencian merupakan bagian dari bentuk perilaku agresi
    verbal yang ditujukan kepada mereka tanpa adanya unsur penargetan berdasarkan
    identitas kelompok dan memiliki beberapa karakteristik tertentu. Perilaku tersebut
    menimbulkan dampak jangka pendek berupa perubahan emosi dan dampak jangka
    panjang berupa ketakutan dalam berkomunikasi, serta menjadi bijak dalam
    menggunakan media sosial. Respon korban terhadap ujaran kebencian yang
    diterimanya menunjukkan coping strategy yang digunakan dalam menghadapi
    situasi tersebut. Penelitian ini dapat menjadi landasaan penelitian kuantitatif terkait
    ujaran kebencian sehingga dapat diperoleh data yang lebih banyak dan hasil dapat
    digeneralisasikan pada populasi tertentu.
    Kata kunci: Ujaran Kebencian, Media Sosial, Twitter"
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi