Detail Cantuman

Image of Kapabilitas Organisasi Publik Pasca Pemekaran Daerah (Studi Pada Organisasi Pemberi Layanan Dasar Di Kabupaten Way Kanan Provinsi Lampung)

 

Kapabilitas Organisasi Publik Pasca Pemekaran Daerah (Studi Pada Organisasi Pemberi Layanan Dasar Di Kabupaten Way Kanan Provinsi Lampung)


Permasalahan pokok dalam penelitian ini adalah bahwa organisasi publik pemberi
layanan dasar di Kabupaten Way Kanan urnumnya belum kapabel, ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01001140100002351 Luk k/R.17.326Perpustakaan Pusat (REF.17.326)Tersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    351 Luk k/R.17.326
    Penerbit Program Pascasarjana Unpad : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xv,;299 hlm,;29 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    351 Luk k
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Permasalahan pokok dalam penelitian ini adalah bahwa organisasi publik pemberi
    layanan dasar di Kabupaten Way Kanan urnumnya belum kapabel, baik dilihat dari
    dimensi sumberdaya manusia pelaksana, sarana-prasarana, struktur organisasi,
    keuangan, maupun aksesibilitasnya, sehingga Kabupaten yang telah berusia 13
    tahun sebagai basil pemekaran dari Kabupaten Lampung Utara ini, masih terkategori
    daerah tertinggal.

    Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis deskriptif,
    karena penulis ingin mengetabui elemen dan faktor-faktor apa dari kapabilitas
    organisasi publik yang secara signifikan mengakibatkan percepatan pembangunan
    daerah otonomi baru dan pelayanan publik relatif kurang. Pada penelitian ini penulis
    melakukan pengamatan langsung terhadap kondisi riil organisasi publik, dan
    wawancara dengan informan: pejabat organisasi pemberi layanan dasar, para
    pelaksana pemberi layanan, masyarakat pengguna layanan, dan beberapa tokoh
    masyarakat termasuk anggota DPR Setelah melaIui proses triangulasi, data dan
    informasi tersebut diklarifikasi, dideskripsi, diinterpretasi, dan dieksplanasi dengan .
    rujukan teori-teori I1mu Administrasi Negara, I1mu Sosial serta pengetahuan peneliti
    untuk merumuskan jawaban terhadap pertanyaan penelitian.

    Dari hasil penelitian ditemukan bahwa pada berbagai elemen kapabilitas baik
    kapabilitas kepemimpinan, sumberdaya manusia, struktur organisasi, sarana dan
    prasarana, keuangan dan kapabilitas Iokasi belum secara integral dioptimalkan.
    Change Leadership yang diterapkan masih menimbulkan dampak negatif yang luas,
    SDM masih terkait masalah kualifikasi pegawai yang masih rendah, distribusi yang
    belurn merata, pegawai kurang pemaham terhadap makna pelayanan dan masih
    kurang knowlegde dan sldll-nya Dari aspek struktur, rentang kendali masih kurang
    efisien, terlalu sempit, sarana dan Prasarana masih terkendala dengan kualitas Ruang
    Pelayanan yang kurang layak, peralatan medis yang masih sederhana dan kurang,
    Ruang Belajar sekolah banyak yang rusak. Dari aspek Keuangan Daerah Tax
    Perkapita, Rasio Kemandirian yang sangat keeil, rasio dana transfer yang besar,
    Belanja Modal serta Income Generation yang masih relatif kecil. Pada aspek lokasi,
    masih relatif sulitnya akses masyarakat terhadap pusat-pusat pelayanan, karena jarak
    yang relatif jauh ditambah dengan kondisi prasarana jalan yang kurang baik.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi