Detail Cantuman

Image of Kolaborasi Dalam Pembangunan Daerah Di Jawa Barat

 

Kolaborasi Dalam Pembangunan Daerah Di Jawa Barat


Penelitian ini berlatar beIakang dari konsep pembangunan berkelanjutan
yang mengisyaratkan bahwa pembangunan bukan hanya tanggungjawab

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01001150100026351 Ind K/R.17.311Perpustakaan Pusat (REF.17.311)Tersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    351 Ind K/R.17.311
    Penerbit Program Pascasarjana Unpad : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xii,;187 hlm,;29 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    351 Ind K
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Penelitian ini berlatar beIakang dari konsep pembangunan berkelanjutan
    yang mengisyaratkan bahwa pembangunan bukan hanya tanggungjawab
    pemerintah semata tapi juga seluruh stakeholders. Pemerintah tidak bisa bekerja
    sendiri dalam melaksanakan pembangunan karena keterbatasan Sumber Daya
    Manusia, Sarana prasarana dan dana. Perubahan paradigma daIam tata keIoIa
    pemerintahan di Jawa Barat, melalui pendekatan New Public Management,
    menjadikan Pemerintahan yang mampu membangun jejaring keriasama yang
    bersifat kolaboratif untuk mengatasi masalah dan tantangan daIam pembangunan.
    Sementara itu,terdapat tuntutan yang Iebih besar kepada perusahaan-perusahaan
    untuk Iebih bertanggung jawab kepada sosiaI dan Iingkungan. Berkembangnya
    konsep Triple Bottom Line: People, Planet and Profit mempengaruhi perubahan
    paradigma perusahaan dalam melakukan bisnisnya. Corporate Social
    Responsibility (CSR) sebagai perwujudan dari tanggung jawab sosial dan
    lingkungan perusahaan, bersifat voluntary (sukareIa), bekerja atas dasar nilai-niIai
    dan misi perusahaan, dijalankan sebagai bagian dari strategi bisnisnya
    perusahaan, walaupun terdapat beberapa perangkat peraturan yang mewarnai
    pengelolaannya di Indonesia.

    Dalam dunia nyata, koIaborasi antara pemerintah dan perusahaan dalam
    pembangunan masih beIum jelas mekanisme, skema dan po la peIaksanaannya.
    Karenanya disertasi ini bertujuan untuk menganalisis koIaborasi daIam
    pembangunan di Jawa Barat dengan menggunakan kasus kontribusi CSR Bidang
    kesehatan dan Pendidikan. Dengan panduan teori kohesifitas KoIaborasi dari
    Agranoff (2003). Disertasi ini mengambil Iokus pada 3 (tiga) organisasi yang
    termasuk daIam peIaku utama implementasi CSR yaitu: (i) Pemerintah Daerah
    Provinsi Jawa Barat(pubIik), (ii) Perusahan-Perusahaan yang tergabung daIam
    Forum CSR Jawa Barat; dan (iii) Masyarakat Penerima manfaat.

    Metode penelitian yang digunakan daIam penulisan disertasi ini adaIah
    metode kualitatif. Penelitian dilakukan dengan riset yang bersifat deskriptif dan
    cenderung menggunakan anaIisis dengan pendekatan induktif.Data diperkaya
    berdasarkan wawancara dan diskusi mendaIam (in-depth interview) terhadap
    para stake holders.

    Hasil peneIitian menunjukkan dari 4 prinsip kohesivitas agranoff
    yaitu:trust/saling ketergantungan, share believe, shifting mindset dan comitment
    serta kemampuan memandu,terdapat ketidakseimbangan manfaat yang diperoIeh,
    belum adanya persepsi yang sama yang mengakibatkan rendahnya komitmen,
    sehingga pencapaian tujuan menjadi lamban.Hal ini karena pemerintah dan
    perusahaan masih bekerja dengan cara kerja masing-masing, belum terjadi share
    believe dan shifting mindset dari para pihak. Masih tingginya self interest
    menjadikan kolaborasi tidak efektif.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi