<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="14690">
 <titleInfo>
  <title>Implementasi kebijakan pendidikan wajib belajar sembilan tahun di daerah perbatasan kab. Bandung barat</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Fatah, Abdul</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Bandung</placeTerm>
   <publisher>Program Pascasarjana Unpad</publisher>
   <dateIssued>2013</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd"></form>
  <extent>xx,;238 hlm,;29 cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENDIDIKAN WAJIB BELAJAR &#13;
SEMBILAN T AHUN DI DAERAH PERBATASAN KABUP ATEN &#13;
BANDUNGBARAT &#13;
&#13;
Kebijakan wajib belajar pendidikan dasar sembilan tahun dibuat dan &#13;
diimplementasikan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung Barat sebagai unit &#13;
yang bertanggung jawab dalam menyelenggarakan pendidikan dasar. Dalam &#13;
mengimplementasikan kebijakan wajib belajar sembilan tahun di Kabupaten &#13;
Bandung Barat, Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung Barat banyak mendapat &#13;
kendala sehingga implementasi tidak berhasil sesuai yang diharapkan. &#13;
&#13;
Angka tidak melanjutkan sekolah dari SD ke SL TP yang terjadi di sebagian &#13;
masyarakat daerah perbatasan di Kabupaten Bandung Barat merupakan indikator &#13;
yang paling tidak memuaskan. Hal ini disebabkan masih tingginya angka tidak &#13;
melanjutkan sekolah yang ccnderung bertambah besar. Banyak hal yang &#13;
mempengaruhi besarnya angka tidak melanjutkan sekolah di Kabupaten Bandung &#13;
Barat. &#13;
&#13;
Penelitian ini bertujuan mendapatkan data yang akurat dari para pakar &#13;
pendidikan, aparat birokrasi pemerintahan daerah, dan anggota masyarakat &#13;
tentang faktor-faktor apa yang perlu mendapat prioritas utama dalam &#13;
implementasi kebijakan wajib belajar pendidikan dasar sembilan tahun di &#13;
Kabupaten Bandung Barat. Diharapkan penelitian ini dapat memberikan &#13;
gambaran secara komprehensif tentang faktor-faktor yang berpengaruh terhadap &#13;
keberhasilan Program Wajar Dikdas 9 Tahun, seperti faktor ekonomi dan sosial &#13;
budaya dan faktor-faktor yang hams menjadi prioritas utama, seperti tersedianya &#13;
sarana-prasarana dan SDM di bidang pendidikan yang memadai. &#13;
&#13;
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif Data yang didapat dari &#13;
sumber data yang ditetapkan secara purposif, yaitu para pejabat Dinas Pendidikan &#13;
Kabupaten Bandung Barat dan para praktisi/organisasi kependidikan melalui &#13;
observasi dan wawancara mendalam. &#13;
&#13;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor yang memengaruhi &#13;
implementasi kebijakan Wajib Belajar Pendidikan Dasar Sembilan Tahun di &#13;
daerah Perbatasan Kabupaten Bandung Barat adalah (1) Ketersediaan dan &#13;
kesiapan sumberdaya, (2) Budaya organisasi, (3) Efektivitas komunikasi, dan &#13;
(4) Kesesuaian arah kebijakan. Aktor yang berperan dalam impelementasi &#13;
kebijakan wajib belajar pendidikan dasar sembilan tahun adalah &#13;
(1) birokrat, (2) tenaga pendidik, dan (3) orang tua siswa. Altematif strategi &#13;
yang didapat dari hasil wawancara adalah (1) pembebasan biaya pendidikan, &#13;
(2) penambahan gedung dan fasilitas sekolah, (3) penerapan Manajemen &#13;
Berbasis Sekolah (MBS), dan (4) penambahan tenaga pendidik (guru). &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility">Fatah, Abdul</note>
 <subject authority="">
  <topic>IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENDIDIKAN WAJIB BELAJAR  S</topic>
 </subject>
 <classification>351 Fat i</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan Universitas Padjadjaran Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi</physicalLocation>
  <shelfLocator>351 Fat i/R.17.297</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">01001130100017</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan Pusat (REF.17.297)</sublocation>
    <shelfLocator>351 Fat i/R.17.297</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>scan0001.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>14690</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-04-01 16:18:36</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2017-08-08 10:02:48</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>