Strategi Komunikasi Dewan Pengasuh Dalam Pembinaan Santri Di Pesantren Darul Arqam, Garut, Jawa Barat
Strategi Komunikasi Dewan Pengasuh dalam Pembinaan Santri di Pondok
Pesantren Darul Arqam, Garut, Jawa Barat. Disertasi dengan Tim Promotor ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 01001130100133 351 Bud s/R.17.290 Perpustakaan Pusat (REF.17.290) Tersedia -
Perpustakaan Perpustakaan PusatJudul Seri -No. Panggil 351 Bud s/R.17.290Penerbit Program Pascasarjana Unpad : Bandung., 2013 Deskripsi Fisik 302 hlm,;29 cmBahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 351 Bud sTipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab Budiharjo, Imam Ghozali -
Strategi Komunikasi Dewan Pengasuh dalam Pembinaan Santri di Pondok
Pesantren Darul Arqam, Garut, Jawa Barat. Disertasi dengan Tim Promotor Prof.
Dr. H. Engkus Kuswarno, MS., selaku ketua Tim Promotor, Prof. Dr. H. Haryo
Suhardi Martodirdjo, Drs. selaku anggota Tim Promotor dan Dr. Hj. Betty RFS
Soemirat, M. S. selaku anggota Tim Promotor. Sebagai Ketua Tim Penelaah
adalah Prof. Dr. H. Soleh Soemirat, MS. Sedangkan Prof. Dr. H. Asep Nursobah
dan Dr. Atwar Bajari, M. Si. Adalah sebagai Anggota Tim Penelaah.
Penelitian ini mengkaji tentang Strategi Komunikasi Dewan Pengasuh
Pondok Pesantren di dalam Pembinaan Santri Pondok Pesantren Darul Arqam di
Garut, Jawa Barat. Ada tiga pertanyaan penelitian yang akan dijawab dalam
penelitian ini yaitu: bagaimana strategi komunikasi pengasuh pesantren Darul
Arqam di dalam membina kehidupan santri, bagaimana po la komunikasi
pengasuh pesantren Darul Arqam di dalam membina kehidupan santri, dan media
apa yang digunakan pengasuh pesantren di dalam membina kehidupan santri dan
mengembangkan pesantren.
Penelitian mr menggunakan metode penelitian kualitatif dengan
wawancara mendalam, observasi dan studi dokumentasi sebagai alat utama dalam
pengumpulan data. Analisis data penelitian dilakukan secara kualitatif dengan tiga
prosedur, yaitu; reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan.
Sedangkan teori dramaturgi, tindakan sosial dan pengendalia (kontrol) sosial
dijadikan sebagai landasan teoritis dalam melakukan penelitian ini.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa, Pertama; Strategi Komunikasi
adalah perencanaan komunikasi dan manajemen komunikasi untuk mencapai
tujuan tertentu. Kedua; Ada empat tahapan di dalam mempersiapkan strategi
komunikasi pembinaan santri, yang meliputi; perencanaan, pola, media dan
evaluasi .. Ketiga; aktif dan pasif adalah 2 macam interaksi yang dilakukan
pengasuh pesantren dengan santri. Interaksi aktif dilakukan untuk memberikan
penjelasan dan bertukar pikiran tentang pelaksanaan kegiatan santri. Sedang
interaksi pasif dilakukan untuk mengantisipasi permasalahan yang muncul secara
tidak terduga ketika pelaksanaan kegiatan tersebut. Keempat; komunikasi tatap
muka antara pengasuh pesantren dengan santri berlangsung satu arah dan juga dua
arah. Komunikasi tatap muka yang dilakukan oleh pengasuh dan santri
berlangsung ketika mereka bertemu dalam ceramah umum. Komunikasi mereka
berlangsung satu arah, di mana pengasuh terlihat lebih dominan, dan juga
berlangsung dua arah, yaitu ketika terjadi diskusi tentang pelaksanaan kegiatan
santri. Adapun yang Kelima; Dalam mensosialisasikan pembinaan dan
peningkatan aktifitas santri, pesantren Darul Arqam menggunakan media cetak
seperti Majalah Dinding, papan pengumuman dan internet.
-
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






