Detail Cantuman

Image of HUBUNGAN ANTARAKEGIATANPELATIHAN MAXIMO 7 (PURCHASING)DENGANPRESTASI KERJA KARYAWANPT INDONESIA POWERUNIT BISNIS PEMBANGKITANKAMOJANG

Skripsi  

HUBUNGAN ANTARAKEGIATANPELATIHAN MAXIMO 7 (PURCHASING)DENGANPRESTASI KERJA KARYAWANPT INDONESIA POWERUNIT BISNIS PEMBANGKITANKAMOJANG


ABSTRAK


Mochammad Riza Firdaus, 210110060050, 2013, Hubungan antara Kegiatan Pelatihan Maximo 7 (Purchasing) dengan Prestasi ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    K1C 0857658. 337 07 FIR hPerpustakaan FIKOM UNPAD (Rak Karya Ilmiah K1C)Tersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Ilmu Komunikasi
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    658. 337 07 FIR h
    Penerbit Fikom Unpad : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    ix, 164 hlm.:ilus.; 21 x 30 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    658. 337 07 FIR h
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • ABSTRAK


    Mochammad Riza Firdaus, 210110060050, 2013, Hubungan antara Kegiatan Pelatihan Maximo 7 (Purchasing) dengan Prestasi Kerja Karyawan PT Indonesia Power UBP Kamojang. Pembimbing Utama Duddy Zein, Drs., M.Si. dan Pembimbing Pendamping Teddy Kurnia Wirakusumah Drs., M.I.Kom.. Jurusan Manajemen Komunikasi Fakultas Ilmu Komunikasi, Universitas Padjadjaran Bandung.
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kegiatan pelatihan Maximo 7 (Purchasing) dengan prestasi kerja karyawan PT Indonesia Power Unit Bisnis Pembangkitan (UBP) Kamojang setelah satu tahun terkahir. Selain itu juga untuk mengetahui hubungan antara kegiatan pelatihan Maximo 7 (Purchasing) dengan prestasi kerja karyawan PT Indonesia Power UBP Kamojang pada aspek kualitas kerja, kuantitas kerja, pengetahuan pekerjaan, serta konsistensi. Penelitian ini menggunakan Teori Pencapaian Prestasi dari McClelland.
    Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode korelasi. Populasi adalah peserta pelatihan In House Training Workshop Maximo 7 (Purchasing) dari para karyawan PT Indoensia Power UBP Kamojang, dengan jumlah sampel dalam penelitian ini yaitu seluruh anggota populasi yang berjumlah
    30 orang dengan menggunakan teknik sampel jenuh. Uji Validitas menggunakan rumus Rank Spearman dan uji reliabilitas menggunakan rumus Spearman-Brown dengan mengambil sampel uji coba instrumen yang memiliki ciri maupun karakterisitik yang mirip dengan populasi utama yakni dari para karyawan PT Indonesia Power UBP Kamojang Sub Unit PLTP Gunung Salak yang berjumlah 22 orang. Teknik pengumpulan data melalui kuesioner dan studi kepustakaan. Teknik analisis data deskriptif dan statistik inferensial melalui uji hipotesis Rank Spearman Order Correlations.
    Hasil penelitian secara umum yaitu pada taraf signifikansi () = 0,05 dan tingkat kepercayaan 95%, nilai rs = 0,750 dan thitung (6.004) > ttabel (2.05) maka dapat dikatakan terdapat hubungan yang signifikan antara kegiatan pelatihan dengan prestasi kerja peserta pelatihan. Secara khusus pada aspek kualitas kerja didapat nilai rs = 0,747 dan thitung (5.954) > ttabel (2.05); pada aspek kuantitas kerja didapat nilai rs =
    0,756 dan thitung (6.117) > ttabel (2.05); pada aspek pengetahuan pekerjaan didapat nilai
    rs = 0,593 dan thitung (3.898) > ttabel (2.05); dan pada aspek konsistensi didapat nilai rs
    = 0,801 dan thitung (7.086) > ttabel (2.05).
    Simpulan dari penelitian ini yaitu terdapat hubungan yang signifikan antara
    pelaksanaan Kegiatan Pelatihan In House Training Workshop Maximo 7 (Purchasing) dengan Prestasi Kerja Karyawan PT Indonesia Power UBP Kamojang setelah satu tahun terkahir. Juga terdapat hubungan yang signifikan antara kegiatan pelatihan Maximo 7 (Purchasing) dengan prestasi kerja karyawan PT Indonesia Power UBP Kamojang pada aspek kualitas kerja, kuantitas kerja, pengetahuan pekerjaan, serta konsistensi. Beberapa saran yang dapat diberikan yakni lebih diperhatikan dalam hal sarana maupun prasarana demi menunjang transfer of knowledge melalui penggunaan media pelatihan seefektif dan seefisien mungkin, serta lebih memperlancar komunikasi antarkaryawan demi mencapai kesamaan informasi maupun persepsi agar tujuan perusahaan dapat lebih diraih dengan target yang lebih tinggi.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi