Detail Cantuman

Image of Fungsi Penataan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Dalam Pelayanan Dasar Bidang Sarjana Dan Pascasarjana Jalan Dan  Jembatan Di Daerah Perbatasan Kabupaten Sanggau kalimantan Barat - Malaysia Timur

 

Fungsi Penataan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Dalam Pelayanan Dasar Bidang Sarjana Dan Pascasarjana Jalan Dan Jembatan Di Daerah Perbatasan Kabupaten Sanggau kalimantan Barat - Malaysia Timur


Disertasi ini berusaha untuk menelaah Penataan Organisasi Perangkat
Daerah (OPD) dalam pelayanan dasar bidang sarana dan prasarana di daerah ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01001120100193351 Ari f/R.17.281Perpustakaan Pusat (REF.17.281)Tersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    351 Ari f/R.17.281
    Penerbit Program Pascasarjana Unpad : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xii,;310 hlm,;29 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    351 Ari f
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Disertasi ini berusaha untuk menelaah Penataan Organisasi Perangkat
    Daerah (OPD) dalam pelayanan dasar bidang sarana dan prasarana di daerah
    perbatasan Kabupaten Sanggau - Malaysia Timur. Masalah yang mendasar di daerah
    perbatasan tersebut adalah pelayanan dasar bidang sarana dan prasarana yang
    dirasakan oleh masyarakat perbatasan belum optimal. Masalah ini dianggap urgen
    karena akibat yang ditimbulkan berimplikasi kepada banyak sektor baik itu sosial,
    budaya, ekonomi, politik, sampai kepada masalah pertahanan dan keamanan. Serta
    dampaknya tidak hanya bersifat lokal namun juga bersifat nasional.

    Organisasi daerah yang dijadikan objek adalah dinas Pekerjaan Umum. Dari
    objek tersebut peneliti ingin melihat lebih jauh bagaimana peran yang dimainkan
    oleh dinas tersebut dalam pelayanan jalan dan jembatan di daerah perbatasan.
    Dengan menggunakan metode penelitian kualitatif aspek-aspek yang digali dari
    objek tersebut adalah budaya organisasi, proses organisasi, struktur organisasi, serta
    pengukuran kinerja organisasi.

    Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada si si internal organisasi
    memandang bahwa dalam pelayanan pad a infrastruktur dasar yang dijalankan telah
    tercapai berdasarkan capaian yang telah dilakukan. Belum optimalnya dalam
    pelayanan tersebut karena beberapa kendala yaitu terbatasnya dana, dan kendala­
    kendala lain baik dari aspek lingkungan dan kurangnya kimitraan kerja dengan
    organisasi yang lain. Di si si lain, masyarakat masih belum merasakan pelayanan
    yang optimal yang disebabkan oleh beberapa faktor. Faktor-faktor penghambat yang
    dianggap penyebab belum optimalnya pelayanan yang dirasakan masyarakat
    perbatasan adalah kondisi geografis dan keadaan alam, dan belum adanya koordinasi
    yang baik antarorganisasi daerah sehingga secara tidak langsung memperparah
    sarana dan prasaranajalan danjembatan yang telah ada.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi