Detail Cantuman

No image available for this title

 

Kinerja Unit Pelaksana Teknis Daerah Balai BenihIkan di Kab Sorong Prop. Papua Barat


Masalah dalam penelitian ini adalah belum tercapainya Kinerja UPTD
Balai Benih Ikan di Kabupaten Sorong Provinsi Papua Barat. Hal ini ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01001150100102351 Amb k/R.17.279Perpustakaan Pusat (REF.17.279)Tersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    351 Amb k/R.17.279
    Penerbit Program Pascasarjana Unpad : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xix,;223 hlm,;29 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    351 Amb k
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Masalah dalam penelitian ini adalah belum tercapainya Kinerja UPTD
    Balai Benih Ikan di Kabupaten Sorong Provinsi Papua Barat. Hal ini ditunjukan
    dengan masih belum tercapainya target yang direncanakan dan juga sementara
    itu, masih besamya potensi perikanan yang masih belum dioptimalkan oleh
    UPTD Balai Benih Ikan di Kabupaten Sorong.

    Peneliti menggunakan metodologi penelitian kualitatif dengan strategi
    eksplorasi dan deskripsi yang menggunakan rancangan studi kasus. Mengingat
    ruang lingkup penelitian yang meliputi faktor internal dan ektemal yang
    membentuk kinerja organisi, maka informan dalam penelitian ini meliputi
    seluruh stake holders yang terlibat dalam pengelolaan benih ikan, yaitu para
    pegawai UPTD Balai Benih Ikan, para pegawai di Dinas Kelautandan Perikanan,
    termasuk masyarakat petani dan masyarakat umum yang memiliki keterkaitan
    dengan pengembangan budi daya ikan air tawar di Kabupaten Sorong

    Dengan mengacu pada teori kinerja organisasi maka kinerja UPTD Balai
    Benih Ikan di Kabupaten Sorong Propinsi Papua Barat ditentukan oleh faktor
    internal yang meliputi sarana, sumber daya manusia dan koordinasi, serta faktor
    eksternal yang meliputi pengguna jasa, kelengkapan administrasi dan koordinasi
    lintas organisasi. Keterbatasan pada faktor internal dan ekternal dalam
    menunjang kinerja UPTD Balai Benih Ikan di Kabupaten Sorong Propinsi
    Papua Barat sesungguhnya bukan terletak pada kemampuan Pemerintah Daerah
    dalam penyediaan semua itu, namun lebih banyak ditentukan oleh posisi
    geografis Propinsi Papua Barat yang terlalu jauh dari pusat pemerintahan,
    sehingga belum tumbuh sebagai 'pus at pembangunan dan pertumbuhan ekonomi
    yang mampu menjadi magnet bagi investasi.

    Selanjutnya, sesuai dengan kesimpulan penelitian tersebut, dapat
    dirumuskan konsep baru penelitian yaitu: "peningkatan kinerja organisasi publik
    ditentukan oleh keberhasilan reformasi birokrasi dalam melakukan penataan
    manajemen sumber daya manusia dan sistem kerja pernerintah daerah".
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi