<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="14677">
 <titleInfo>
  <title>Intervensi Kemanusiaan Nato Ke Libya:</title>
  <subTitle>Perspektif Konstrukivis</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Bakry, Umar Suryadi</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Bandung</placeTerm>
   <publisher>Pascasarjana  Program Doktor Ilmu Politik UNPAD</publisher>
   <dateIssued>2013</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd"></form>
  <extent>xii,;316 hlm,;29 cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis sejauhmana konsistensi &#13;
implementasi Doktrin Responsibility to Protect (R2P) dalam kasus intervensi &#13;
kemanusiaan NATO ke Libya pada tahun 2011 dari pendekatan konstruktivis, &#13;
khususnya konsep norma, kepentingan, dan kedaulatan. Penelitian ini &#13;
menggunakan teknik analisis interpretif dan analisis wacana. &#13;
&#13;
Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa tanggapan internasional untuk &#13;
krisis Libya terbilang sangat cepat dan menentukan. Ketika banyak kasus &#13;
kekejaman massal lain gagal membangkitkan kehendak politik cukup dan sesuai &#13;
waktu untuk melindungi warga sipil dalam bahaya, tanggapan awal kepada Libya &#13;
pada 2011 telah menunjukkan bahwa Dewan Keamanan PBB mampu memberi &#13;
dampak pada norma responsibility to protect (R2P). Pada perdebatan menenai &#13;
kontroversi politik mengenai intervensi kemanusiaan bersenjata, kasus Libya &#13;
menunjukkan bahwa dukungan negara bagi permasalahan R2P, memberikan &#13;
kebutuhan terus menerus untuk mendapatkan legitimasi prinsip tersebut. Disertasi &#13;
ini menunjukkan bahwa meski peran negara sangat penting dalam pembuatan &#13;
keputusan intervensi di Libya, namun media dan opini publik juga menjadi &#13;
perhatian dalam proses pembuatan keputusan tersebut. Disertasi ini &#13;
mempertanyakan sejauh mana konsistensi dari implementasi intervensi &#13;
kemanusiaan yang dilaksanakan negara anggota NATO ke Libya dilihat dari &#13;
pendekatan konstruktivisme, khususnya konsep-konsep seperti norma, &#13;
kepentingan dan .kedaulatan. Meski intervensi dan resolusi tentang Libya bisa &#13;
dilihat sebagai kemenangan doktrin R2P, aktor-aktor yang terlibat tampak &#13;
merniliki kornitrnen yang bervariasi terhadap doktrin ini, yang terlihat jelas dalam &#13;
cara zona larangan terbang Libya dipersiapkan, diterapkan dan yang kemudian &#13;
dievaluasi. Disertasi ini juga menekankan kepada analisis wacana untuk &#13;
mendapatkan analisis mendalam mengenai konflik tersebut. Wacana bisa &#13;
dipandang sebagai praktik sosial melalui penggunaan bahasa. Bahasa dikonstruksi &#13;
dalam sebuah konteks sosial namun bisa juga mengonstruksi masyarakat sebagai &#13;
fenomena sosial yang dikonstruksi melalui penggunaan bahasa. Wacana itu &#13;
produktif sekaligus merniliki kemampuan untuk menciptakan makna Norma­ &#13;
norma, nilai-nilai dan pengetahuan yang dikonstruksi secara sosial, akan &#13;
mengarahkan pada reaksi yang sejalan. Reaksi tersebut bisa dihasilkan dalam aksi. &#13;
Tujuan disertasi ini adalah untuk menelisik bagaimana wacana tentang kekejaman &#13;
bisa membuka atau menutup kemungkinan intervensi. Reaksi semacam itu &#13;
dibangun di atas pengetahuan yang dibangkitkan melalui bahasa, sebuah proses &#13;
yang pada akhirnya akan bisa menciptakan konteks sosial.</note>
 <note type="statement of responsibility">Bakry, Umar Suryadi</note>
 <subject authority="">
  <topic>intervensi kemanusiaan, NATO, Libya, konstruktivis</topic>
 </subject>
 <classification>327 Bak i</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan Universitas Padjadjaran Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi</physicalLocation>
  <shelfLocator>327 Bak i/R.17.269</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">01001130100197</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan Pusat (REF.17.269)</sublocation>
    <shelfLocator>327 Bak i/R.17.269</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>scan0001.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>14677</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-04-01 16:18:36</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2017-08-07 13:50:08</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>