
Text
[TESIS] HUBUNGAN ANTARA PSYCHOLOGICAL WELL-BEING DENGAN SUICIDAL IDEATION YANG DIMODERATORI OLEH RELIGIOUS COPING PADA MAHASISWA
"ABSTRAK
Bunuh diri merupakan penyebab kematian kedua tertinggi pada orang berusia 15-29 tahun, dan subpopulasi yang berkembang pada ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 19042021T0757 T0757 Mar h Perpustakaan Fakultas Psikologi UNPAD (-) Tersedia -
Perpustakaan Fakultas PsikologiJudul Seri -No. Panggil T0757 Mar hPenerbit Fakultas Psikologi UNPAD : Jatinangor., 2021 Deskripsi Fisik xi., 129 hlm.: ill.; 30 cm.Bahasa IndonesiaISBN/ISSN 190420170023Klasifikasi T0757 Mar hTipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik TESISPernyataan Tanggungjawab MARINA SAVIRA -
"ABSTRAK
Bunuh diri merupakan penyebab kematian kedua tertinggi pada orang berusia 15-29 tahun, dan subpopulasi yang berkembang pada orang-orang di usia tersebut meliputi mahasiswa. Salah satu faktor yang penting untuk diteliti dalam upaya pencegahan bunuh diri adalah suicidal ideation. Psychological well-being dan religious coping ditemukan memiliki hubungan dengan suicidal ideation, namun belum ada penelitian yang meneliti ketiga variabel tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan antara psychological well-being dengan suicidal ideation yang dimoderatori oleh religious coping pada mahasiswa. Pengambilan data dilakukan pada mahasiswa aktif, dengan jumlah sampel 247 orang yang diperoleh menggunakan convenience sampling. Dari pengolahan data yang telah dilakukan diperoleh hasil bahwa tingkat psychological well-being yang dimiliki oleh mahasiswa berkorelasi negatif dengan suicidal ideation (ρ = -.499, p < .05). Religious coping ditemukan memiliki efek moderasi terhadap hubungan antara psychological well-being dengan suicidal ideation, di mana positive religious coping memperkuat hubungan antara psychological well-being dengan suicidal ideation (b3 = .0395, p < .05), sedangkan negative religious coping memperlemah hubungan tersebut (b3 = -.0866, p < .05).
Keyword: Suicidal ideation, mahasiswa, psychological well-being, positive religious coping, negative religious coping"
-
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






