<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="14664">
 <titleInfo>
  <title>Implementasi Kebijakan Keterbukaan Informasi Publik (KIP) Pada Pemerintahan Provinsi Jawa Barat Tahun 2010 - 2012</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Sjoraida, Diah Fatma</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Bandung</placeTerm>
   <publisher>Program Pascasarjana Unpad</publisher>
   <dateIssued>2015</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd"></form>
  <extent>xii,;244 hlm,;29 cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Undang-undang Nomor 14/2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik &#13;
memerintahkan dan mewajibkan agar badan-badan publik membangun dan &#13;
mengembangkan sistem informasi dan dokumentasi sehingga dapat diakses secara &#13;
luas oleh publik. Pemerintah dan pemerintah daerah termasuk salah satu badan &#13;
publik yang terkena kewajiban tersebut, Merespon Undang-undang tersebut &#13;
Pemerintah Provinsi Jawa Barat telah mengeluarkan kebijakan membentuk: &#13;
&#13;
Pejabat Penyedia Informasi dan Dokumentasi (PPID) dilingkungan Pemerintah &#13;
Provinsi Jawa Barat sejak 2010 berdasarkan Keputusan Gubemur Provinsi Jawa &#13;
Barat Nomor 489/Kep.487-Diskominfo/2010 dan membentuk: Komisi Informasi &#13;
Daerah (KID) Provinsi Jawa Barat pada tahun 2011 sebagai bentuk implementasi &#13;
kebijakan keterbukaan informasi publik di Jawa Barat. Meskipun sudah dibentuk &#13;
PPID dan KID di Provinsi Jawa Barat yang berhasil mendorong terciptanya iklim &#13;
keterbukaan dalam· penyelenggaraan pemerintahan, namun juga masih &#13;
menghadirkan berbagai masalah keterbukaan informasi antara lain tingginya &#13;
sengketa informasi publik, antara publik pemohon dengan termohon, yang &#13;
penyelesaiannya kerapkali berlarut-Iarut Di dalam konteks itu, fokus masaIah di &#13;
daIam riset ini mencakup: pertama, proses pelaksanaan kebijakan KIP pada &#13;
Pemerintah . Provinsi Jawa Barat. Kedua, faktor-faktor penyebab terjadinya &#13;
sengketa informasi publik pada Pemerintah Provinsi Jawa Barat, dan ketiga, &#13;
faktor-faktor yang mempengaruhi implementasi kebijakan KIP pada Pemerintah &#13;
Provinsi Jawa Barat, selama kurun waktu tahun 2010-2012. &#13;
&#13;
Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif agar diperoleh &#13;
pemahaman secara mendalam mengenai pelaksanaan kebijakan keterbukaan &#13;
informasi publik pada Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Untuk itu digunakan teori &#13;
implementasi kebijakan yang menjelaskan tentang faktor-faktor yang &#13;
mempengaruhi keberhasilan dan kegagalan implementasi kebijakan, dengan &#13;
mengamati unsur pelaksana/struktur birokrasi, target sasaran kebijakan, program &#13;
aksi, sumber daya dan pemahaman. &#13;
&#13;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa, pertama, kebijakan KIP pada &#13;
Pemerintah Provinsi Jawa Barat telah diimplementasikan secara maksimaI, namun &#13;
belum efektif Kedua, sengketa informasi publik disebabkan faktor pemahaman &#13;
yang berbeda terhadap gagasan dan berbagai regulasi KIP antara pengelola badan­ &#13;
badan publik dengan publik itu sendiri. Ketiga, faktor-faktor yang mempengaruhi &#13;
implementasi kebijakan KIP tidak efektif, yaitu: (1) struktur organisasi dan &#13;
kewenangan pelaksana tidak memadai; (2) sosialisasi pelaksanaan kebijakan &#13;
kepada target sasaran tidak maksimal; (3) program aksi tidak menyeluruh dan &#13;
lengkap sesuai dengan DU; (4) sumber daya finansial tidak cukup membiayai . &#13;
kegiatan operasional unit kerja yang diserahi mengelola KIP; serta (5) &#13;
pemahaman terhadap kebijakan KIP masih berbeda-beda antara para pemangku &#13;
kepentingan (stakeholders).</note>
 <note type="statement of responsibility">Sjoraida, Diah Fatma</note>
 <subject authority="">
  <topic>Kebijakan, Keterbukaan, Informasi, Publik, Sengket</topic>
 </subject>
 <classification>320 Sjo I</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan Universitas Padjadjaran Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi</physicalLocation>
  <shelfLocator>320 Sjo I/R.17.241</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">01001150100006</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan Pusat (REF.17.241)</sublocation>
    <shelfLocator>320 Sjo I/R.17.241</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>scan0001.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>14664</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-04-01 16:18:35</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2017-08-04 10:05:44</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>