Detail Cantuman

Image of Implementasi kebijakan pelayanan terpadu di badan pelayanan perizinan terpadu prov. jawa barat

 

Implementasi kebijakan pelayanan terpadu di badan pelayanan perizinan terpadu prov. jawa barat


Penelitian yang berjud~l Implementasi Kebijakan Pelayanan Terpadu di
Badan Pelayanan Perizinan Terpadu (BPPT) Propinsi Jawa Barat, dilakukan ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01001120100215320 Sah i/R.17.233Perpustakaan Pusat (REF.17.233)Tersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    320 Sah i/R.17.233
    Penerbit Program Pascasarjana Unpad : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xvii,;286 hlm,;29 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    320 Sah i
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Penelitian yang berjud~l Implementasi Kebijakan Pelayanan Terpadu di
    Badan Pelayanan Perizinan Terpadu (BPPT) Propinsi Jawa Barat, dilakukan untuk
    menganalisis implementasi kebijakan pelayanan terpadu dalam penetapan standar
    tujuan, sumber daya, aktivitas implementasi dan komunikasi antar organisasi
    pelaksana, karakteristik implementor, kondisi ekonomi, sosial dan politik
    penerima program dan kecenderungan implementor mampu menunjukkan
    keberhasilan di BP PT Propinsi Jawa Barat. Latar belakang dari penelitian ini
    adalah bahwa berdasarkan hasil penelitian pendahuluan, telah diketahui bahwa
    terdapat beberapa keterlambatan dalam penerbitan perizinan di Badan Pelayanan
    Perizinan Terpadu Propinsi Jawa Barat.

    Dengan menggunakan metode kualitatif, penelitian ini menjadikan Kepala
    Badan dan Kepala Bidang BPPT sebagai informan pangkal dan kemudian
    berdasarkan hasil wawancara dengan informan pangkal yang diwawancarai
    berkembang kepada para pimpinan dan beberapa staf operasional Organisasi
    Perangkat Daerah (OPD). Selain dari itu, bahwa untuk mendapatkan data yang
    diperlukan dilakukan pula pengamatan atas latar penelitian seperti berbagai
    kegiatan dalam kaitannya dengan proses penyelenggaraan perizinan terpadu dan
    penelitian atas berbagai dokumen dan data sekunder tentang keberadaan para
    penyelenggara dan proses penerbitan perizinan.

    Kesimpulan atas penelitian ini bahwa Implementasi kebijakan pelayanan
    terpadu di BPPT Propinsi Jawa Barat mengikuti 6 (enam) unsur pokok, yaitu
    pertama berkaitan dengan standard dan tujuan yang meliputi pemahaman dan
    komitmen pada tujuan untuk mewujudkan tatalaksana perizinan yang mudah,
    transparan, cepat, tepat, pasti, efisien dan efektif sesuai dengan prinsip tata kelola
    pemerintahan yang baik. Kedua dukungan sumber daya dari segi kuantitas dan
    kualitas yang meliputi sumber daya aparatur, sarana dan anggaran, ketiga
    komunikasi antar organisasi yang meliputi fasilitas dan intensitas, ke empat
    karakteristik Organisasi pelaksana, kelima kondisi ekonomi. sosial dan politik
    serta ke enam kecenderungan pelaksana.

    Dari hasil penelitian implementasi kebijakan pelayanan terpadu di BPPT
    Propinsi Jawa Barat dan beberapa temuan yang berkaitan dengan pelayanan, maka
    hasil temuan penelitian yang dapat dirumuskan adalah komitmen pelaksana dalam
    mengimplementasikan kebijakan pelayanan terpadu merupakan syarat efektifnya
    proses implementasi kebijakan artinya jika implementasi kebijakan pelayanan
    terpadu dikehendaki efektif, maka implementor harus berkemampuan daya guna
    dalam proses pelayanan perizinan yang cepat, tepat dan transparan sebagai
    pelayanan kepada masyarakat yang lebih baik.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi