<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="14654">
 <titleInfo>
  <title>Evaluasi Kebijakan Pemerintah Ke Pemerintah Indonesia Dengan Korea Selatan (Studi Kasus Penempatan Tenaga Kerja Indonesia Di Korea SEeatan)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Prasetiyani, Netty</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Bandung</placeTerm>
   <publisher>Pascasarjana  Program Doktor Ilmu Politik UNPAD</publisher>
   <dateIssued>2015</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd"></form>
  <extent>xvii,;246 hlm,;29 cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini bertitik tolak dari rumusan masalah, yaitu belum dilakukan &#13;
evaluasi kebijakan Government to Government (Pemerintah ke Pemerintah) antara &#13;
Indonesia dengan Korea Selatim mengenai Penempatan Tenaga Kerja Indonesia, &#13;
belum diketahui motivasi tenaga kerja Indonesia (TKI) untuk bekerja di Korea &#13;
Selatan, dan persepsi TKI yang bekerja di Korea Selatan tentang kesepakatan G to &#13;
G penempatan calon tenaga kerja Indonesia (CTKI). &#13;
&#13;
Penelitian dilakukan dengan metode gabungan, yakni kajian yang bersifat &#13;
kualititatif dan kuantitatif. Untuk menjawab pertanyaan nomor 1 digunakan &#13;
paradigma kualitatif yang bertujuan memperoleh pemahaman yang otentik &#13;
mengenai pengalaman subjek penelitian, sedangkan untuk pertanyaan nomor 2 &#13;
dijawab dengan paradigma penelitian kuantitatif dengan format penelitian &#13;
deskriptif. &#13;
&#13;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa (l) karakteristik evaluasi fokus nilai &#13;
kebijakan G to G Korea Selatan-Indonesia dilatarbelakangi oleh permasalahan &#13;
yang berkaitan dengan pengelolaan tenaga kerja asing yang bekerja di Korea &#13;
Selatan oleh perusahaan swasta (private to private) yang berdampak pada &#13;
irasionalitas biaya pengiriman tenaga kerja asing (TKA), status TKA sebagai &#13;
peserta magang, dan terjadi pelanggaran overstay; (2) hasil kebijakan atau &#13;
manfaat dari program G to G sebagai pemaknaan karakteristik evaluasi &#13;
interdependensi fakta nilai adalah terjaminnya perlindungan hak TKA oleh UU &#13;
Korea Selatan, ketiadaan intervensi swasta, tidak dikenai biaya kepada calon &#13;
tenaga kerja; (3) karakteristik evaluasi orientasi masa kini dan masa lampau &#13;
menunjukkan implementasi program yang masih memiliki permasalahan, baik &#13;
permasalahan di Indonesia (dalam proses rekruitasi; pelaksanaan tes bahasa &#13;
Korea, proses pemanggilan, proses prelim, dan proses pengiriman) maupun di &#13;
Korea Selatan (perusahaan tidak lagi beroperasi, TKA mengalami gegar budaya, &#13;
gangguan kesehatan, dan tidak loyal pad a perusahaan); (4) dualitas nilai &#13;
menunjukkan bahwa program G to G memiliki kelebihan dan kelemahan. &#13;
Kelebihan program G to G adalah jaminan hak TKA, peningkatan kualitas TKA, &#13;
dan minimalisasi biaya. Kelemahan program G to G di Indonesia ditunjukkan oleh &#13;
ketidaksiapan sumber daya manusia, baik sebagai pembuat kebijakan maupun &#13;
sebagai implementor, kurangnya koordinasi yang menyebabkan ketidakakuratan &#13;
data, permasalahan yang dilakukan oleh TKI; dan tidak adanya interaksi antara &#13;
pemilik perusahaan dengan calon pekerja; (5) terdapat tiga motivasi dominan &#13;
yang menjadi dasar untuk bekerja di Korea Selatan, yaitu motivasi ekonomi, &#13;
motivasi personal, dan motivasi sosial. (6) Persepsi TKI terhadap kebijakan G to &#13;
G dapat dibagi dalam dua kategori, yaitu dukungan dan penolakan. Peneliti &#13;
memunculkan model modifikasi karakteristik Dunn dengan menambahkan &#13;
karakteristik Orientasi Sikap dan Komitrnen Bersama (Mutual Commitment). &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility">Prasetiyani, Netty</note>
 <subject authority="">
  <topic>Evaluasi, Karakteristik, Kebijakan, Motivasi, Pers</topic>
 </subject>
 <classification>320 Pra e</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan Universitas Padjadjaran Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi</physicalLocation>
  <shelfLocator>320 Pra e/R.17.226</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">01001150100095</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan Pusat (REF.17.226)</sublocation>
    <shelfLocator>320 Pra e/R.17.226</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>scan0001.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>14654</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-04-01 16:18:35</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2017-08-03 14:59:56</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>