Detail Cantuman

Image of Pemberdayaan petani karet studi peran dinas perkebunan kabupaten musi rawas dalam memberdayakan petani karet di kabupaten musi rawas provinsi sumatera selatan

 

Pemberdayaan petani karet studi peran dinas perkebunan kabupaten musi rawas dalam memberdayakan petani karet di kabupaten musi rawas provinsi sumatera selatan


Disertasi ini merupakan hasil penelitian tentang peran Dinas Perkebunan
Kabupaten Musi Rawas dalam memberdayakan masyarakat petani karet dan ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01001120100169320 Pas p/R.17.224Perpustakaan Pusat (REF.17.224)Tersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    320 Pas p/R.17.224
    Penerbit Program Pascasarjana Unpad : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xviii,;367 hlm,;29 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    320 Pas p
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Disertasi ini merupakan hasil penelitian tentang peran Dinas Perkebunan
    Kabupaten Musi Rawas dalam memberdayakan masyarakat petani karet dan
    kendala-kendala dalam pelaksanaannya. Latar belakang penelitian ini didasari
    fenomena ketidakberdayaan petani karet yang ada di Kabupaten di Musi Rawas
    yang ditandai dengan lemahnya posisi tawar petani karet ketika berhadapan
    dengan pengusaha karet di daerah ini. Peran Dinas Perkebunan sebagai bagian
    dari pemerintah daerah dalam menjalankan salah satu fungsinya, yaitu fungsi
    pemberdayaan menjadi fokus penelitian ini.

    Kajian dari penelitian ini adalah melihat pemberdayaan petani karet
    dikaitkan dengan konsep pemberdayaan menurut Stewart, yaitu melalui 6
    aktivitas, antara lain : membuat mampu, memperlancar, berkonsultasi, bekerja
    sama, membimbing dan mendukung. Penelitian ini menggunakan metode
    kualitatif yang menghasilkan data deskriptif yang diperoleh melalui studi pustaka,
    observasi dan wawancara mendalam dengan para informan. Adapun lingkup
    informan dalam penelitian ini adalah mencakup unsur pemerintah, petani karet,
    pengusaha karet, pengurus Asosiasi Petani Karet Indonesia cabang Musi Rawas,
    serta masyarakat yang dinilai mampu memberikan keterangan yang valid.

    Dari analisis hasil temuan penelitian, bahwa upaya pemberdayaan
    masyarakat petani karet yang dilakukan Dinas Perkebunan K abupaten Musi
    Rawas sudah berjalan kearah tujuan yang ingin dicapai. Namun dalam
    pelaksanaannya masih mengalami kendala baik internal maupun ekstemal. Peran
    Dinas Perkebunan Kabupaten Musi Rawas akan lebih baik bila dilaksanakan
    sesuai konsep pemberdayaan dari Stewart dan berkolaborasi dengan stakeholder
    lainnya dalam kerangka governance. Ke depan diharapkan Dinas Perkebunan
    Kabupaten Musi Rawas melalui program yang ada dapat lebih mengena pada
    sasaran, yaitu : meningkatkan posisi tawar petani karet, sehingga pendapatan
    petani akan meningkat dan akhirnya akan tercapailah kesejahteraan petani karet.
    Dengan demikian fungsi pemberdayaan dari pemerintah daerah dalam hal ini
    Dinas Perkebunan Kabupaten Musi Rawas dapat benar-benar diwujudnyatakan
    dalam pemberdayaan petani karet di daerah ini.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi