Implementasi Kebijakan Pertambangan Dan Penanaman Modal Asing (Studi Kasus Kontrak karya Antara Pemerintah RI Dan PT Newmont Nusa Tenggara Di Kabupaten Sumbawa Barat)
Kontrak Karya antara Pemerintah Republik Indonesia dan PT Newmont Nusa
Tenggara (NNT) di Kabupaten Sumbawa Barat yang bersifat sentralistik ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 01001150100005 320 Mus I/R.17.216 Perpustakaan Pusat (REF.17.216) Tersedia -
Perpustakaan Perpustakaan PusatJudul Seri -No. Panggil 320 Mus I/R.17.216Penerbit Program Pascasarjana Unpad : Bandung., 2015 Deskripsi Fisik xiv,;278 hlm,;29 cmBahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 320 Mus ITipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab Musyarifin -
Kontrak Karya antara Pemerintah Republik Indonesia dan PT Newmont Nusa
Tenggara (NNT) di Kabupaten Sumbawa Barat yang bersifat sentralistik berhadapan
dengan perubahan sistem pemerintahan desentralistik terdapat beberapa masalah
antara lain: tentang kewenangan daerah wilayah tambang, pajak-pajak dan kewajiban
keuangan PT NNT, divestasi saham, pola komunikasi dengan pemerintah daerah,
masalah lingkungan, transparansi kandungan konsentrat, serapan tenaga kerj a dan
subkontraktor, kontribusi PT Newmont Nusa Tenggara terhadap pemerintah daerah,
corporate social responsibility (CSR), dan penyesuaian kontrak karya. Kegiatan
pertambangan PT NNT memang telah memberikan multiplier effect bagi
perkembangan ekonomi Kabupaten Sumbawa Barat, tetapi manfaat tersebut belum
mampu menciptakan pusat-pusat pertumbuhan bagi pembangunan daerah,
meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mengentaskan kemiskinan di wilayah
Kabupaten Sumbawa Barat. Artinya, implementasi kontrak karya antara Pemerintah
RI dan PT Newmont Nusa Tenggara selama 14 tahun terakhir belum sesuai dengan
maksud dan tujuan dari Kontrak Karya. Penelitian ini dimaksudkan untuk menelusuri,
mengungkapkan fakta empiris, mengkaji, memahami proses dan mendiskripsikan
bagaimana implementasi Kontrak Karya PT NNT di Kabupaten Sumbawa Barat.
Tujuan penelitian ini adalah: (1) mendapatkan pemahaman empiris terkait
implementasi Kontrak Karya PT NNT di Kabupaten Sumbawa Barat;
(2) memperoleh konsep barn tentang implementasi Kontrak Karya yang dapat
memberikan kontribusi bagi pengembangan Ilmu Sosial khususnya Ilmu
Pemerintahan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif untuk mendapatkan
pemahaman atas fenomena empirik yang utuh terkait implementasi Kontrak Karya PT
NNT. Data diperoleh melalui pengamatan terlibat, wawancara mendalam, diskusi
kelompok terarah, dan studi dokumen. Selanjutnya data dianalisis secara deskriptif
berdasarkan telaah teoritik yang diolah dari variabel implementasi kebijakan Van
Meter dan Van Horn, Merilee S. Grindle, dan Sabatier dan Mazmanian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Kontrak Karya PT NNT di
Kabupaten Sumbawa Barat belum berjalan secara efektif yang dikarenakan tarik
menarik kepentingan antar pelaku kebijakan (Pemerintah, Pemerintah Daerah, PT
NNT) dan masyarakat; konten kebijakan yang tidak berdasarkan prinsip keadilan dan
keseimbangan bagi kemajuan pembangunan daerah, kesejahteraan masyarakat, dan
pendapatan nasional; serta lingkungan kebijakan sosial politik yang menunjukkan
pertentangan antara masyarakat, pemerintah daerah dan pemerintah pusat terhadap
keberadaan PT NNT yang secara konsisten melaksanakan kegiatan operasi
tambangnya dengan rujukan kontrak karya; sehingga temuan pada ketiga elemen
kebijakan tersebut mengakibatkan pengelolaan sumber daya alam di wilayah
pertambangan Kontrak Karya belum memberikan manfaat sebesar-besar bagi
kemakmuran rakyat.
Konsep barn yang diperoleh dari penelitian ini adalah efektifitas implementasi
sebuah kebijakan juga ditentukan oleh faktor bargaining implementor dan sasaran
kebijakan atas pemberlakuan regulasi baru yang menyertai implementasi kebijakan
itu sendiri. -
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






