<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="14645">
 <titleInfo>
  <title>Kualitas Pelayanan publik bidang infrastruktur di kabupaten bandung barat  pasca pemekaran dawrah dari kabupaten Bandung</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Mulyana, Yaya</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Bandung</placeTerm>
   <publisher>Program Pascasarjana Unpad</publisher>
   <dateIssued>2012</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd"></form>
  <extent>xiii,;117 hlm,;29 cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui masalah kualitas pelayanan &#13;
infrastruktur pasea pemekaran daerah di Kabupaten Bandung Barat. Sebab pelayanan &#13;
publik di bidang infrastruktur sejak awal merupakan salah satu alasan masyarakat &#13;
untuk menuntut dan kemudian memisahkan diri dari Kabupaten Bandung dan juga &#13;
merupakan salah satu tujuan seeara normatif dilakukannya desentralisasi dan otonomi &#13;
daerah. &#13;
&#13;
Penelitian ini dilakukan dengan metoda kualitatif dan teknik pengumpulan &#13;
data dilakukan melalui observasi yang dilengkapi dengan in-depth interview terhadap &#13;
sejumlah informan dan pembuatan eatatan terhadap peristiwa-peristiwa di lapangan &#13;
serta penelusuran dokumen terkait. &#13;
&#13;
Hasil penelitian menunjukan bahwa tingkat responsivitas aparatur dalam &#13;
menyerap aspirasi dan partisipasi masyarakat masih rendah. Perangkat kebijakan dan &#13;
kelembagaan pemerintahan kurang respon terhadap keluhan masyarakat. Hal ini &#13;
berawan dari kultur birorkasi yang masih kuat yang menempatkan dirinyas sebagai &#13;
pangreh praja ketimbang sebagai pamong praja. Hubungan komunikasipun dibuat &#13;
bersifat satu arah dan formalistik seperti lewat media Musrenbang, peringatan hari &#13;
besar Islam, dan kegiatan sosial lainnya. Dari dimensi responbilitas juga terlihat &#13;
masih rendah terlihat dari banyaknya keluhan dan kritik baik dari masyarakat maupun &#13;
DPRD terhadap kompetensi dan kinerja aparatur pemerintahan. Hal ini bermula dari &#13;
proses rekruitmen yang kurang jelas serta proses pembinaan melalui reward and &#13;
punishment yang tidak tegas. Demikian juga dengan dirnensi akuntabilitas terlihat &#13;
masih rendah dengan terjadinya opini disclaimer sampai tiga tahun berturut-turut dari &#13;
BPK, serta besarnya sisa lebih penggunaan anggaran (silpa) setiap tahun menunjukan &#13;
bahwa pertanggungjawaban kinerja aparatur terhadap publik masih rendah. &#13;
&#13;
Hasil penelitian ini juga menunjukan bahwa, upaya pemekaran daerah yang &#13;
dilakukan dengan semata kepentingan politik, mengabaikan kondisi objektif, &#13;
persiapan yang kurang matang serta ketersediaan . minimal infrastruktur perkantoran &#13;
dan SDM pada akhirnya akan akan merugikan masyarakat serta mengorbankan &#13;
kualitas pelayanan publik, khususnya di bidang infrastruktur. Oleh karena itu, konsep &#13;
yang dikemukakan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik bagi suatu daerah &#13;
pemekaran adalah adanya persiapan matang bagi reneana daerah pemekaran dari &#13;
aspek wilayah, infrastruktur sarana prasarana perkatantoran serta SDM yang &#13;
memadai. Selanjutnya, pemekaran suatu daerah otonom barn harns juga &#13;
mempertimbangkan aspek waktu, takaran serta situasi yang tepat.</note>
 <note type="statement of responsibility">Mulyana, Yaya</note>
 <subject authority="">
  <topic>Pemekaran Daerah, Kualitas pelayanan.</topic>
 </subject>
 <classification>320 Mul k</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan Universitas Padjadjaran Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi</physicalLocation>
  <shelfLocator>320 Mul k/R.17.214</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">01001120100159</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan Pusat (REF.17.214)</sublocation>
    <shelfLocator>320 Mul k/R.17.214</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>scan0001.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>14645</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-04-01 16:18:35</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2017-08-03 08:28:44</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>