Detail Cantuman

Image of Implementasi kebijakan pembangunan bidang pertahanan di kawasan perbatasan Indonesia - Timor Leste

 

Implementasi kebijakan pembangunan bidang pertahanan di kawasan perbatasan Indonesia - Timor Leste


Penelitian ini membaha;> tentang Implementasi Kebijakan Pembangunan
Bidang Pertahanan di Kawasan Perbatasan Indonesia - Timor Leste (Studi ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01001120100268320 Mul i/R.17.213Perpustakaan Pusat (REF.17.213)Tersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    320 Mul i/R.17.213
    Penerbit Program Pascasarjana Unpad : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xiii,;265 hlm,;29 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    320 Mul i
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Penelitian ini membaha;> tentang Implementasi Kebijakan Pembangunan
    Bidang Pertahanan di Kawasan Perbatasan Indonesia - Timor Leste (Studi Kasus di
    Kabupaten Belu Provinsi Nusa Tenggara Timur). Penelitian dilakukan sehubungan
    saat ini pembangunan bidang pertahanan merupakan urusan yang menjadi
    kewenangan Pusat namun memiliki kelemahan dalam menjaga kedaulatan dan
    stabilitas nasional.

    Metode penelitian yang digunakan adalah metode studi kasus yang merupakan
    bagian dari penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggali
    data yang berasal dari sumber primer dan sekunder. Data primer berupa kata-kata,
    tuturan dan tindakan atau perilaku informan yang berjumlah 15 orang, serta data
    sekunder diperoleh dari berbagai dokumen, jurnal, karya ilmiah, dan lain-lain.

    Hasil penelitian menunjukkan bahwa model implementasi kebijakan yang
    dikemukakan oleh Cheema dan Rondinelli telah dilaksanakan oleh pemerintah
    Kabupaten Belu. Namun model implementasi tersebut kurang tepat diterapkan di
    kawasan perbatasan sehubungan model tersebut kurang memprioritaskan aspek
    koordinasi. Peneliti berpendapat bahwa model implementasi dari Cheema dan Rondinelli
    dapat optimal diwujudkan bila dilengkapi dengan aspek koordinasi. Aspek koordinasi ini
    menjadi penting mengingat di Kabupaten Belu banyak terdapat lembaga atau institusi
    yang berkompeten dalam mensukseskan pelaksanaan kebijakan pembangunan bidang
    pertahanan.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi