Detail Cantuman

No image available for this title

Text  

[SKRIPSI] HUBUNGAN SHYNESS DAN COLLEGE ADJUSTMENT PADA MAHASISWA BARU UNIVERSITAS PADJADJARAN


"ABSTRAK

Mahasiswa baru mengalami masa transisi di perguruan tinggi, yaitu suatu
kejutaan budaya dimana mahasiswa dituntut ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    19012021S3489S3489 Win hPerpustakaan Fakultas Psikologi UNPAD (-)Tersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Psikologi
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    S3489 Win h
    Penerbit Fakultas Psikologi UNPAD : Jatinangor.,
    Deskripsi Fisik
    xii., 130 hlm.: ill.; 30 cm.
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    190110170144
    Klasifikasi
    S3489 Win h
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    SKRIPSI
    Pernyataan Tanggungjawab
  • "ABSTRAK

    Mahasiswa baru mengalami masa transisi di perguruan tinggi, yaitu suatu
    kejutaan budaya dimana mahasiswa dituntut untuk beradaptasi pada lingkungan
    akademik dan sosial baru. Mahasiswa dengan sifat malu (shyness) memilki
    kesulitan pada masa ini, dikarenakan karateristik yang cenderung protective dan
    menutupi diri, sehingga menghambat proses penyesuaian di kampus. Menurut
    Cheek dan Buss (1981), Shyness itu sendiri didefinisikan sebagai kecenderungan
    untuk bereaksi tegang, khawatir, perasaan canggung dan tidak nyaman, serta
    inhibitasi perilaku sosial terhadap orang asing maupun kenalan kasual. Peneliti
    melihat adanya potensi kaitan antara shyness dengan kemampuan penyesuaian diri
    mahasiswa di perguruan tinggi (college adjustment). College adjustment itu
    sendiri diartikan oleh O‟Donnell et al., (2018) sebagai suatu kemampuan yang
    terdiri dari 3 dimensi, yaitu penyesuaian akademik, sosial dan psikologis. Untuk
    melihat hubungan antara shyness dan college adjustment, peneliti menggunakan
    rancangan metodologi korelasional. Alat ukur yang digunakan untuk mengukur
    derajat shyness adalah Revised Cheek and Buss Shyness Scale (RCBS), sedangkan
    College Adjustment Questionnaire (CAQ) digunakan untuk mengukur
    kemampuan college adjustment mahasiswa. Alat ukur yang digunakan telah
    melalui proses translasi dan expert review, sehingga layak digunakan pada
    konteks dan bahasa Indonesia. Melalui pengambilan data secara probability
    sampling, peneliti berhasil mendapatkan jumlah responden sebanyak 155
    mahasiswa baru Universitas Padjadjaran. Kuesioner alat ukur dan data penunjang
    disebarkan ke responden secara online melalui email dan Line.
    Hasil penelitian menunjukkan mayoritas responden memilki derajat
    shyness pada kategori sedang (52,3%) dan kemampuan college adjustment pada
    kategori sedang (60,6%). Uji korelasi Pearson r menunjukkan terdapat hubungan
    negatif dengan kekuatan sedang (r= -0,470) antara shyness dan college
    adjustment. Selain korelasi full scale, Peneliti juga menguji hubungan antara
    shyness dengan dimensi-dimensi college adjustment, dimana telah ditemukan
    korelasi yang signifikan pada ketiga dimensi college adjustment dengan kekuatan
    korelasi yang berbeda-beda. Korelasi tertinggi adalah antara shyness dengan
    dimensi relational adjustment (r= -0,550), diikuti dengan dimensi psychological
    adjustment (r= -0,335), dan dimensi yang paling rendah korelasinya adalah
    dimensi educational adjustment (r= -0,179). Dengan uji beda Independent sample
    t-test dan uji ANOVA, faktor demografi yang memilki perbedaan signifikan
    terhadap skor kedua variabel adalah IPK, jumlah teman dekat, dan kepuasan
    dukungan sosial dari teman. Sedangkan faktor demografi yang tidak memiliki
    perbedaan signifikan terhadap kedua variabel adalah uang saku bulanan, rumpun
    fakultas (Saintek/Soshum), status merantau, suku, dan jumlah media sosial.

    Kata kunci: shyness, college adjustment, mahasiswa baru, transisi "
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi