Detail Cantuman

Image of Implementasi Kebijakan Otonomi Daerah Bidang Pendidikan, Kesehatan Dan Perekonomian Di Kabupaten Bandung Barat Sebagai Daerah Otonomi Baru

 

Implementasi Kebijakan Otonomi Daerah Bidang Pendidikan, Kesehatan Dan Perekonomian Di Kabupaten Bandung Barat Sebagai Daerah Otonomi Baru


Kabupaten Bandung Barat adalah salah satu daerah di Provinsi Jawa Barat
yang merupakan pemekaran dari.Kabupaten Bandung yaitu dengan lahirnya ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01001150100053320 Lam i/R.17.208Perpustakaan Pusat (REF.17.208)Tersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    320 Lam i/R.17.208
    Penerbit Program Pascasarjana Unpad : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xviii,;429 hlm,;29 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    320 Lam i
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Kabupaten Bandung Barat adalah salah satu daerah di Provinsi Jawa Barat
    yang merupakan pemekaran dari.Kabupaten Bandung yaitu dengan lahirnya Undang­
    Undang Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2007 tentang Pembentukan Kabupaten
    Bandung Barat menjadi Daerah Otonom di Provinsi Jawa Barat. Sejalan dengan
    pelaksanaanya masih terdapat fenomena-fenomena permasalahan di lapangan serta
    situasi dan kondisi yang dirasakan masyarakat di Kabupaten Bandung Barat dimana
    kemampuan aparat pemerintah daerah yang masih terbatas dalam memberikan
    pelayanan baik di bidang pendidikan, kesehatan dan perekonomian kepada
    masyarakat sehingga pemerintah daerah belum dapat meningkatkan tingkat
    kesejahteraan masyarakat sesuai dengan tujuan yang diharapkan.

    . Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori implementasi

    kebijakan yang dikemukakan oleh Marilee S. Grindle (1980), yang mengemukakan
    bahwa keberhasilan implementasi kebijakan dipengaruhi oleh isi kebijakan dan
    konteks kebijakan. Adapun penelitian ini menggunakan metoda penelitian kualitatif
    dengan pengumpulan data dilakukan secara observasi dan wawancara mendalam
    terhadap aktor-aktor yang terlibat dalam implementasi kebijakan serta pihak yang
    terpengaruh atau kelompok kepentingan yang terpengaruh kebijakan.

    Hasil penelitian menunjukan bahwa pada dasarnya implementasi kebijakan
    otonomi daerah di Kabupaten Bandung Barat telah dilaksanakan sesuai dengan
    program-program atau kegiatan yang mengacu pada pelaksanaan misi RPJMD
    2008-2013, dimana hasil implementasi kebijakan otonomi daerah berdasarakan
    perkembangan Indeks Pembangunan Manusia (lPM) yang terdiri dari bidang
    pendidikan, kesehatan dan daya beli masyarakat menunjukkan kenaikan atau
    peningkatan indeks dari tahun ke tahun, namun perkembangan Indeks
    Pembangunan Manusia (lPM) ini tidak semata-mata menunjukan bahwa
    pembangunan di bidang pendidikan, kesehatan dan perekonomian di Kabupaten
    Bandung Barat telah berhasil, secara faktual masih banyak kekurangan di
    lapangan yang masih memerlukan kerja ekstra dari pemerintah daerah dan belum
    efektif meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang merupakan tujuan dari
    implementasi kebijakan otonomi daerah di Kabupaten Bandung Barat
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi