<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="14635">
 <titleInfo>
  <title>Soft power dalam penyelesaian konplik:</title>
  <subTitle>studi tentang politik desentralisasi di Aceh</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Djumala, Darmansjah</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Bandung</placeTerm>
   <publisher>Program Pascasarjana Unpad</publisher>
   <dateIssued>2013</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd"></form>
  <extent>xix,;426 hlm,;29 cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Konflik Aceh yang berlangsung se lama 3 (tiga) dekade dapat &#13;
diselesaikandengan disetujuinya MOU Helsinki pada 15 Agustus 2005. &#13;
Masalah utama yang dibahas dalam disertasi ini adalah bagaimana peran &#13;
desentralisasi dan kebijakan soft power dalam penyelesaian konflik Aceh serta &#13;
bagaimana perdamaian Aceh pasca-MOU Helsinki dan faktor-faktor apa yang &#13;
mempengaruhinya. &#13;
&#13;
Disertasi ini menggunakan metode kualitatif dan analisisnya &#13;
berdasarkan pada data primer hasil wawancara dengan berbagai narasumber &#13;
dan hasil riset terhadap referensi dan dokumen. U ntuk alat analisisnya, disertasi &#13;
ini menggunakan 3 (tiga) instrumen teori, yaitu teori desentralisasi, teori &#13;
transformasi konflik asimetris dan teori power. &#13;
&#13;
Disertasi ini memperoleh temuan bahwa kebijakan desentralisasi &#13;
untuk Aceh diwarnai oleh kepentingan politik Pusat dalam berbagi &#13;
kewenangan dengan Aceh dalam pengambilan keputusan dan penguasaan &#13;
sumber-sumber. Kegagalan politik desentralisasi di Aceh disebabkan karena &#13;
pemberian otonomi khusus kepada Aceh dilakukan sepihaklunilateral, fait &#13;
accompli dari Pusat, tanpa mengikutsertakan GAM dalam proses dialog dan &#13;
negosiasi. Selesainya konflik Aceh disebabkan karena adanya keberanian &#13;
politik dari Pusat untuk mengubah struktur hubungan antara pemerintah dan &#13;
GAM; yakni bersedia berunding dengan pemberontak. &#13;
&#13;
Disertasi ini menyimpulkan bahwa konflik Aceh dapat diselesaikan &#13;
bukan dengan hard power melainkan dengan soft power, yang &#13;
dimanifestasikan dalam pendekatan informal, kemanusiaan dan kekeluargaan &#13;
guna membujuk GAM agar mengadakan dialog dan negosiasi langsung &#13;
mengenai isi otonomi khusus Aceh. Perdamaian di Aceh pasca-MOU Helsinki &#13;
bukan sesuatu yang taken for granted, tetapi sangat tergantung pada bagaimana &#13;
Pusat mempercepat proses legislasi untuk realisasi otonomi khusus Aceh, &#13;
khususnya di bidang ekonomi, dan pada bagaimana GAM memanfaatkan &#13;
keistimewaan ekonomi untuk kesejahteraan Aceh. &#13;
&#13;
Disertasi ini mengajukan beberapa implikasi teoritik dari temuan­ &#13;
temuannya terhadap teori yang sudah ada dengan cara mengkritisi dan &#13;
mengembangkan teori desentralisasi, teori transformasi konflik asimetris dan &#13;
konsep soft power. Kritik dan pengembangan terhadap ketiga teori itu &#13;
diharapkan dapat dijadikan sebagai titik tolak baru untuk mengembangkan &#13;
teori dimaksud sebagai sumbangan bagi khasanah keilmuan dalam bidang Ilmu &#13;
Pemerintahan. &#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility">Djumala, Darmansjah</note>
 <subject authority="">
  <topic>teori transformasi konflik asimetris dan  konsep s</topic>
 </subject>
 <classification>320 Jum s</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan Universitas Padjadjaran Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi</physicalLocation>
  <shelfLocator>320 Jum s/R.17.201</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">01001120100122</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan Pusat (REF.17.201)</sublocation>
    <shelfLocator>320 Jum s/R.17.201</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>scan0001.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>14635</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-04-01 16:18:35</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2017-08-02 09:45:05</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>