<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="14631">
 <titleInfo>
  <title>Implementasi Kebijakan Pemerintah Kota Bekasi Dalam Alokasi Anggaran Bidang Pendidikan Tahun 2013</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Siti Aisyah Tuti Handayani</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Bandung</placeTerm>
   <publisher>Program Pascasarjana Unpad</publisher>
   <dateIssued>2015</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd"></form>
  <extent>xvi,;297 hlm,;29 cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Pemerintah pusat dan daerah berkewajiban menjamin terselenggaranya &#13;
wajib belajar, termasuk didalamnya peningkatan anggaran pendidikan. Akan tetapi &#13;
kenyataan menunjukkan bahwa Program Wajar Dikdas 9 tahun tidak terealisasi &#13;
dalam mewujudkan pemerataan pendidikan. Hasil pelaksanaan kebijakan alokasi &#13;
anggaran bidang pendidikan kurang mencerminkan realitas pemenuhan kebutuhan &#13;
dasar masyarakat, efisiensi, dan efektivitas. Oleh karena itu, penelitian ini &#13;
mempelajari dan menganalisa bagaimana proses implementasi kebijakan alokasi &#13;
anggaran pendidikan dalam meningkatkan kualitas pelayanan di Kota Bekasi pada &#13;
tahun 2013. &#13;
&#13;
Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif dengan &#13;
analisa deskriptif. Peneliti memperoleh data melalui observasi langsung dan &#13;
wawancara mendalam kepada sejumlah informan. Untuk memandu penelitian ini di &#13;
tetapkan hipotesis kerja dengan mendasarkan pada teori Grindle yaitu Implementasi &#13;
kebijakan alokasi anggaran pendidikan dengan menganalisis konten dan konteks &#13;
kebijakan. &#13;
&#13;
Berdasarkan konten kebijakan implementasi kebijakan alokasi anggaran &#13;
pendidikan terkendala oleh faktor kepentingan kelompok yang terpengaruh yakni &#13;
kepentingan swasta dan program pemerintah yang lebih berorientasi pada &#13;
kepentingan komersial dan pembangunan infrastruktur sehingga menghambat &#13;
peningkatan kualitas pelayanan dalam menyediakan sarana dan prasarana &#13;
pendidikan. Meskipun program wajar Dikdas 9 tahun sangat bermanfaat, namun &#13;
tidak semua masyarakat (terutama dari masyarakat miskin) dapat mengakses &#13;
pelayanan pendidikan karena terbentur masalah ekonomi sehingga anak usia &#13;
sekolah tidak dapat melanjutkan ice jenjang pendidikan lebih tinggi karena harus &#13;
membantu pekerjaan orang tua. Kondisi diatas menyebabkan, perubahan yang &#13;
diharapkan dari kebijakan, yakni terwujudnya pemerataan pendidikan tidak &#13;
tercapai, terbukti realisasi lebih rendah daripada target yang ditetapkan. Dukungan &#13;
sumber daya finansial sesungguhnya sudah diarahkan pada pencapaian tujuan, yang &#13;
mana alokasi anggaran pendidikan untuk wajar dikdas lebih besar daripada program &#13;
pendidikan lainnya, namun sumber daya finansial masih dinilai belum memadai &#13;
untuk memenuhi kebutuhan pelayanan pendidikan. Sedangkan faktor konteks &#13;
implementasi kebijakan menunjukkan bahwa ketiga faktor yang mempengaruhi &#13;
memiliki kendala, yakni faktor kekuasaan, kepentingan dan strategi aktor dalam &#13;
bentuk political will dari pemerintah sudah ada, namun belum konsisten pada &#13;
pelaksanaannya. Untuk faktor karakteristik institusi dan regim yang berkuasa &#13;
menunjukkan bahwa permasalahan yang dihadapi pemerintah Kota Bekasi seolah­ &#13;
olah hanya menjadi tanggung jawab Pemerintah Kota. Padahal penyelesaian &#13;
masalah yang dihadapi sudah merupakan isu nasional dan lintas institusi yang &#13;
memerlukan komitmen serius dari pihak pemerintah daerah maupun DPRD Kota &#13;
Bekasi. Sedangkan faktor tingkat kepatuhan dan respon pelaksana terkendaa dalam &#13;
hal respon yang masih rendah dalam hal penerapan punishment terhadap pelanggar. &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility">Siti Aisyah Tuti Handayani</note>
 <subject authority="">
  <topic>Implementasi Kebijakan, Anggaran, Pendidikan.</topic>
 </subject>
 <classification>320 Han i</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan Universitas Padjadjaran Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi</physicalLocation>
  <shelfLocator>320 Han i / R.17.196</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">01001150100134</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan Pusat (REF.17.196)</sublocation>
    <shelfLocator>320 Han i / R.17.196</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>scan0001.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>14631</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-04-01 16:18:35</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2017-08-02 08:26:21</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>