Detail Cantuman

Image of penanggulangan perdagangan perempuan dipebatasan Entikong kabupaten Sanggau provinsi Kalimantan Barat: perspektif keamanan manusia

 

penanggulangan perdagangan perempuan dipebatasan Entikong kabupaten Sanggau provinsi Kalimantan Barat: perspektif keamanan manusia


Penelitian ini tentang penanggulangan perdagangan perempuan menu rut
perspektif keamanan manusia, ada isu penting terkait penanggulangan ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01001120100088320 Ely p/R.17.194Perpustakaan Pusat (REF.17.194)Tersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    320 Ely p/R.17.194
    Penerbit Program Pascasarjana Unpad : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xv,;184 hlm,;29 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    320 Ely p
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Penelitian ini tentang penanggulangan perdagangan perempuan menu rut
    perspektif keamanan manusia, ada isu penting terkait penanggulangan perdagangan
    perempuan yaitu penanggulangan perdagangan perempuan ditengarai belum berjalan
    efektif karena pencegahan, perlindungan dan konpensasi yang dilakukan oleh
    pemerintah dan LSM belum optimal sehingga menyebabkan terjadinya perdagangan
    perempuan ,Iebih lanjut perdagangan perempuan di perbatasan Entikong
    diindikasikan telah menjadi ancaman keamanan manusi,.

    Penelitian ini menggunakan metode kualitatif jenis studi kasus. Teknik
    pengumpulan data dengan melakukan wawancara mendalam dengan melibatkan
    informan yang dipilih melalui teknik purposive dan observasi untuk mendapatkan
    data primer. Dalam hal pengumpulan data peneliti mengumpulkan dokumen resmi
    dan artikel dari koran yang berhubungan dengan perdagangan perempuan untuk
    mendapatkan data sekunder. Analisis data mencakup pengumpulan data, reduksi,

    penyajian data, dan penarikan kesimpulan .

    Berdasarkan hasil penelitian ditemukan bahwa perdagangan perempuan dari
    kategori penilaian resiko telah menjadi ancaman keamanan manusia yaitu ancaman
    keamanan ekonomi, ancaman keamanan personal, ancaman keamanan politik dan
    ancaman keamanan kesehatan. Dari hasil penelitian ini diketahui bahwa pelaksanaan
    penanggulangan perdagangan perempuan tidak berjalan sesuai harapan. Pencegahan
    yang dilakukan pemerintah yaitu peningkatan pendidikan, pemberian informasi,
    prosedur bekerja di luar negeri secara legal serta pengawasan perbatasan tidak
    menyentuh akar rump ut yaitu perempuan perbatasan Entikong yang rawan terjadinya
    perdagangan perempuan. Lebih lanjut perlindungan yang dilakukan oleh pemerintah
    dengan melakukan kerjasama dengan nonpemerintah masih berjalan spasial. Namun
    di sisi lain ternyata ada aktor yang lebih peduli dalam melakukan pencegahan dalam
    rangka menanggulangi perdagangan perempuan yaitu LSM Anak Bangsa Bangsa,
    LSM Anak Bangsa lebih aktif dalam memberikan kontribusinya yang signifikan
    dalam pemecahan masalah perdagangan perempuan yaitu LSM Anak Bangsa mampu
    menangani masalah-masalah yang hingga sekarang belum mampu ditangani oleh
    negara. LSM Anak Bangsa telah melakukan langkah penanganan yang cukup
    progresip sehingga telah membantu penyelesaian masalah perdagangan perempuan
    seperti pemberian life skilss pada masyarakat perbatasan walaupun pesertanya masih
    sangat terbatas jumlahnya
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi