<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="14629">
 <titleInfo>
  <title>penanggulangan perdagangan perempuan dipebatasan Entikong kabupaten Sanggau provinsi Kalimantan Barat:</title>
  <subTitle>perspektif keamanan manusia</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>ELYTA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Bandung</placeTerm>
   <publisher>Program Pascasarjana Unpad</publisher>
   <dateIssued>2012</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd"></form>
  <extent>xv,;184 hlm,;29 cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini tentang penanggulangan perdagangan perempuan menu rut &#13;
perspektif keamanan manusia, ada isu penting terkait penanggulangan perdagangan &#13;
perempuan yaitu penanggulangan perdagangan perempuan ditengarai belum berjalan &#13;
efektif karena pencegahan, perlindungan dan konpensasi yang dilakukan oleh &#13;
pemerintah dan LSM belum optimal sehingga menyebabkan terjadinya perdagangan &#13;
perempuan ,Iebih lanjut perdagangan perempuan di perbatasan Entikong &#13;
diindikasikan telah menjadi ancaman keamanan manusi,. &#13;
&#13;
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif jenis studi kasus. Teknik &#13;
pengumpulan data dengan melakukan wawancara mendalam dengan melibatkan &#13;
informan yang dipilih melalui teknik purposive dan observasi untuk mendapatkan &#13;
data primer. Dalam hal pengumpulan data peneliti mengumpulkan dokumen resmi &#13;
dan artikel dari koran yang berhubungan dengan perdagangan perempuan untuk &#13;
mendapatkan data sekunder. Analisis data mencakup pengumpulan data, reduksi, &#13;
&#13;
penyajian data, dan penarikan kesimpulan . &#13;
&#13;
Berdasarkan hasil penelitian ditemukan bahwa perdagangan perempuan dari &#13;
kategori penilaian resiko telah menjadi ancaman keamanan manusia yaitu ancaman &#13;
keamanan ekonomi, ancaman keamanan personal, ancaman keamanan politik dan &#13;
ancaman keamanan kesehatan. Dari hasil penelitian ini diketahui bahwa pelaksanaan &#13;
penanggulangan perdagangan perempuan tidak berjalan sesuai harapan. Pencegahan &#13;
yang dilakukan pemerintah yaitu peningkatan pendidikan, pemberian informasi, &#13;
prosedur bekerja di luar negeri secara legal serta pengawasan perbatasan tidak &#13;
menyentuh akar rump ut yaitu perempuan perbatasan Entikong yang rawan terjadinya &#13;
perdagangan perempuan. Lebih lanjut perlindungan yang dilakukan oleh pemerintah &#13;
dengan melakukan kerjasama dengan nonpemerintah masih berjalan spasial. Namun &#13;
di sisi lain ternyata ada aktor yang lebih peduli dalam melakukan pencegahan dalam &#13;
rangka menanggulangi perdagangan perempuan yaitu LSM Anak Bangsa Bangsa, &#13;
LSM Anak Bangsa lebih aktif dalam memberikan kontribusinya yang signifikan &#13;
dalam pemecahan masalah perdagangan perempuan yaitu LSM Anak Bangsa mampu &#13;
menangani masalah-masalah yang hingga sekarang belum mampu ditangani oleh &#13;
negara. LSM Anak Bangsa telah melakukan langkah penanganan yang cukup &#13;
progresip sehingga telah membantu penyelesaian masalah perdagangan perempuan &#13;
seperti pemberian life skilss pada masyarakat perbatasan walaupun pesertanya masih &#13;
sangat terbatas jumlahnya</note>
 <note type="statement of responsibility">Elyta</note>
 <subject authority="">
  <topic>Keamanan Manusia, Aktor Pemerintah dan Non Pemerin</topic>
 </subject>
 <classification>320 Ely p</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan Universitas Padjadjaran Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi</physicalLocation>
  <shelfLocator>320 Ely p/R.17.194</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">01001120100088</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan Pusat (REF.17.194)</sublocation>
    <shelfLocator>320 Ely p/R.17.194</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>scan0001.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>14629</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-04-01 16:18:35</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2017-08-02 08:37:12</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>