Detail Cantuman

No image available for this title

Text  

[SKRIPSI] STUDI KOMPARATIF PSYCHOLOGICAL WELL-BEING INDIVIDU MENIKAH SEBELUM DAN SESUDAH LIMA TAHUN PERNIKAHAN


"ABSTRAK
Penyesuaian di awal pernikahan dapat terjadi sebagai suatu proses pembiasaan diri pada kondisi baru di mana individu mengemban ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    19012020S3474S3474 Nab sPerpustakaan Fakultas Psikologi UNPAD (-)Tersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Psikologi
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    S3474 Nab s
    Penerbit Fakultas Psikologi UNPAD : Jatinangor.,
    Deskripsi Fisik
    xii., 120 hlm.: ill.; 30 cm.
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    190110160086
    Klasifikasi
    S3474 Nab s
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    SKRIPSI
    Pernyataan Tanggungjawab
  • "ABSTRAK
    Penyesuaian di awal pernikahan dapat terjadi sebagai suatu proses pembiasaan diri pada kondisi baru di mana individu mengemban tanggung jawab dan peran baru sebagai pasangan suami-istri. Pada periode awal, yaitu sekitar lima tahun pertama, pernikahan akan banyak diiringi timbulnya konflik karena individu masih berusaha untuk menyesuaikan diri dengan pasangan. Data dari Badan Peradilan Agama (Badilag) 2017-2019 menunjukkan bahwa perceraian banyak terjadi pada lima tahun pertama pernikahan. Penyesuaian dalam pernikahan akan berdampak pada keberhasilan hidup berumah tangga. Kemampuan penyesuaian seseorang dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti kondisi well-being dan waktu, sehingga dapat dikatakan seiring bertambahnya usia pernikahan maka kemampuan penyesuaian dan kondisi well-being akan semakin baik.
    Penelitian ini bertujuan untuk melakukan perbandingan tingkat psychological well-being individu menikah sebelum dan sesudah lima tahun pernikahan. Penelitian ini menggunakan pendekatan non-eksperimental dengan metode penelitian komparatif. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner online. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Responden penelitian ini berjumlah 95 individu menikah berusia 17-65 tahun. Alat ukur yang digunakan adalah Psychological Well-being Scales oleh Ryff yang telah diadaptasi dalam Bahasa Indonesia. Alat ukur ini valid dan reliabel, dengan koefisien reliabilitas sebesar 0,908.
    Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesejahteraan psikologis secara umum berada di kategori rendah (87,4%). Berdasarkan rerata skor keseluruhan dan setiap dimensi, responden dengan usia pernikahan lima tahun atau kurang memiliki rerata skor yang lebih rendah dibandingkan responden dengan usia pernikahan lebih dari lima tahun namun tidak signifikan. Adapun dimensi yang perbedaannya signifikan hanya self-acceptance. Kedua kelompok memiliki mean skor tertinggi pada dimensi positive relation with others, self-acceptance, dan autonomy serta skor terendah pada dimensi environmental mastery. Pada penelitian ini ditemukan perbedaan pada dimensi personal growth berdasarkan faktor usia, dimensi positive relation with others berdasarkan faktor pendidikan dan status tempat tinggal, serta dimensi self-acceptance berdasarkan faktor usia pernikahan, pendidikan, kepemilikan anak, dan usia.
    Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan penelitian longitudinal dengan mengukur kembali psychological well-being serta profil setiap dimensi dari individu di lima tahun pertama pernikahan sehingga tergambar faktor-faktor yang berpengaruh dan melakukan penelitian di luar waktu pandemi untuk mengetahui kondisi psychological well-being individu menikah tetap rendah atau tidak.
    Kata kunci: psychological well-being, pernikahan, komparatif"
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi