<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="14604">
 <titleInfo>
  <title>Komunikasi politik Elite Partai Keadilan Sejahtera (Fenomena Komunikasi Pemasaran Politik Elite PKS di Bandung Penelitian Kualitatif Dengan Pendekatan Studi Kasus)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Sulthan, Muhammad</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Bandung</placeTerm>
   <publisher>Pascasarjana  Program Doktor Ilmu Politik UNPAD</publisher>
   <dateIssued>2010</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd"></form>
  <extent>xii,;373 hlm,;29 cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penclitian ini dilakukan metode kualitatif, pendekatan studi kasus terhadap &#13;
kornunikasi politik elite PKS, diharapkan mampu mengungkapkan lebih mendalam &#13;
terhadap komunikasi pcmasaran politik elite PKS dengan studi fenomena komunikasi &#13;
pemasaran politik yang diteliti ini. Jumlah informal} 15 orang, data dikumpulkau melalui &#13;
wawancara mendalam dan observasi partisipasi hingga diperoJch pemyataan-pernyataan &#13;
dan perilaku yang tampak &#13;
&#13;
I Iasil penelitian menunjukkan bahwa latar belakaug individual elite PKS, proses &#13;
kaderisasi dan rekrutmen sangat menentukan performa komunikasi politik, pengelolaan &#13;
kesan politisi elite PKS, cam mereka memberikan kesan, mcmaknai suatu pesan politik, &#13;
eara menampilkan peran poJitik serta bagaimana mereka rnengomunikasikan pesan-pesan &#13;
politik sungguh berbeda dengan politisi lainnya. Kemudian dalam mcugonstruksi &#13;
komunikasi politik yang berprespektif komunikasi pcrnasaran politik berbeda dengan partai &#13;
politik Iain.Karena scluruh informan (elite PKS), berasal aktifis kampus, dan tak satu pun &#13;
orang informan dalam penelitian ini pcrnah aktif di partai lain. &#13;
&#13;
Komunikasi pernasaran politik dan komunikasi politik ibarat dua sisi yang tak bisa &#13;
dipisahkan. Komunikasi politik mernbutuhkan komunikasi pemasaran polirik, scmentara &#13;
komunikasi pcmasaran politik membutuhkan dukungan komunikasi politik. Olch karena itu, &#13;
komunikasi pemasaran politik bersifat sistcmik dan srruktural. Komunikasi politik yang &#13;
dilakukan oleh elite politik di panggung politik dcngan intcraksi simbolik, dramaturgis, &#13;
pengelolaan kesan dan koustruksi sosial realitas politik secara subtansi itu adalah &#13;
komunikasi pcmasaran politik. Sementera komunikasi pemasaran politik yang &#13;
memanfaatkan elemen-elemen bauran pemasaran, bauran promosi, bauran komunikasi dan &#13;
konstruksi kader yang akan merajut jaring.jaring komunikasi pada konstituen. Jaring-jaring &#13;
komunikasi ini yang menjadi mesin pendulang suam. &#13;
&#13;
Dalam mengelola kcsan elite PKS di pa..nggung politik, simbol fisik bukan sesuatu &#13;
yang arnat penting, tetapi yang harus dikemas secara optimal adalah kualitas politisi itu &#13;
&quot;Bersih dan Peduli&quot; Model tarbiyah yang dilakukan oleh PKS daJam sistem rekrutmen dan &#13;
sistem kaderisasi merupakan konstruksi realitas kader ke dalam realitas politik dalam bentuk &#13;
pengelolaan kesan. Model pengaderan tersebut secara langsung atau tidak langsung &#13;
merupakan dalam model komunikasi pemasaran politik. &#13;
&#13;
Citra politik PKS yang selarua ini sudah terbangun sebagai partai &quot;Bersih dan &#13;
Peduli&quot; Sudah berhasil membuat diffrensiasi dengan partai politik lain. Simbo-simbol &#13;
'bersib-peduli' masyarakat sudah mulai meyakininya bahkan masyarakat meminta bukan &#13;
curna bersih ruelainkan bisa mcmbersihkan dan mcmperbaiki yaDe rusak. Politisi PKS &#13;
dalam menerapkan Dramaturgis Goffman mcnyatakan bahwa back Sf age haws merupakan &#13;
sesuatu yang bcrbeda dibandingkan dengan.ftymt stage, di mana peristiwa sosial ditampilkan &#13;
secara formal dan perilaku yang bukan urnum hams berada di back stage. Namun hal itu &#13;
tidak sepenuhnya berlaku bagi politisi PKS baik front stage maupun back stage dalam &#13;
setting panggung politik tetap sama yaitu dakwah parlemen -&quot; &quot;Bersih dan Peduli&quot;</note>
 <note type="statement of responsibility">Sulthan, Muhammad</note>
 <subject authority="">
  <topic>Political Marketing, Marketing Communication, Poli</topic>
 </subject>
 <classification>302.259 823 31 Sul k</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan Universitas Padjadjaran Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi</physicalLocation>
  <shelfLocator>302.259 823 31 Sul k/R.17.164</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">01001100100293</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan Pusat (REF.17.164)</sublocation>
    <shelfLocator>302.259 823 31 Sul k/R.17.164</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>scan0001.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>14604</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-04-01 16:18:35</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2017-07-31 14:11:52</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>