Komunikasi Antar Budaya Peserta Praktik Kerja Lapangan Perhotelan Asal Indonesia Dengan Orang Asing Di Singapura
Penelitian ini bertujuan m'engkaji komunikasi antarbudaya peserta PKL
asal Indonesia dengan orang asing di Singapura. Penelitian dilakukan ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 01001100100295 302.259 57 Sim k/R.17.158 Perpustakaan Pusat (REF.17.158) Tersedia -
Perpustakaan Perpustakaan PusatJudul Seri -No. Panggil 302.259 57 Sim k/R.17.158Penerbit Program Pascasarjana Unpad : Bandung., 2010 Deskripsi Fisik xx,;456 hlm,;29 cmBahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 302.259 57 Sim kTipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab Simanjuntak, Diana -
Penelitian ini bertujuan m'engkaji komunikasi antarbudaya peserta PKL
asal Indonesia dengan orang asing di Singapura. Penelitian dilakukan secara
kualitatif dengan interaksi sinbolik sebagai metodenya. Subyek penelitian terdiri
dari dua puluh empat orang yang berasal dari sekolah menengah kejuruan (SMK)
dan perguruan tinggi pada program DI, DIl, dan DIll bidang pariwisata,
khususnya perhotelan. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah observasi
partisipatif, wawancara mendalam dan studi dokumen, sedangkan analisis data
dilakukan secara deskriptif.
Dalam hasil penelitian ini ditemukan enam hal penting dalam komunikasi
antarbuadaya peserta PKL asal Indonesia dengan orang asing di Singapura, yang
terdiri dari: 1) Realitas kehidupan sosial peserta PKL dalam mengikuti program
kerjanya meliputi interaksi sosial dan jarak sosial antarpekerja, dengan atasan
dan dengan tamu di lingkungan kerjanya. 2) Proses adapatasi peserta PKL dalam
komunikasi antarbudaya yang meliputi: tahapan adaptasi yang dialami peserta
PKL, gambaran kesadaran mereka dalam mengahadapi tantangan dalam
beradaptasi serta cara mereka mengatasi masalahnya. 3) Pengelolaan kesan yang
dilakukan dalam pelayanan hotel dan restoran mempunyai tingkatan formalitas
yang berbeda, mekanisme pengelolaan kesan, perbedaan pengelolan kesan
antarindustri tempat PKL serta kesan yang dibentuk mempunyai spesifikasi yang
berbeda. 4). Kemampuan komunikasi verbal peserta PKL dibedakan dalam tiga
tingkatan, yaitu baik, sedang dan kurang. Ditemukan pula keragaman bahasa
yang digunakan dalam berkomunikiasi antarpekerja dan dengan tamu, terdapat
perbedaan kemampuan berkomunikasi dalam bahasa asing, khususnya bahasa
inggeris pada peserta PKL antamegara yang temyata terkait dengan penempatan
temp at kerja. 5) Kemampuan komunikasi nonverbal dalam pelayanan hotel dan
restoran memiliki kekhasana dibanding dengan industri lainnya. Bahkan antar
hotel dan restoran pun mempunyai spesifikasi yang berbedasesuai dengan jenis
dan klasifikasi hotel dan restorannya. Ditemukan pula bahwa dalam menunjang
kemampuan nonverbal peserta PKL ditunjang oleh peran manajemen dalam
menentukan kebijakan dan fasilitas yang harus disediakan perusahaan.
v
-
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






