Detail Cantuman

Image of Komunikasi transendental ulama pada maqam makrifat

 

Komunikasi transendental ulama pada maqam makrifat


Penelitian tentang komunikasi transendental ulama ini didasarkan pada asumsi
dasar bahwa ulama mempunyai alasan dan cara sendiri, serta sudut ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01001100100181302.222 Kom k/R.17.152Perpustakaan Pusat (REF.17.153)Tersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    302.222 Kom k/R.17.152
    Penerbit Program Pascasarjana Unpad : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xv,;388 hlm,;29 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    302.222 Kom k
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Penelitian tentang komunikasi transendental ulama ini didasarkan pada asumsi
    dasar bahwa ulama mempunyai alasan dan cara sendiri, serta sudut pandang yang
    berbeda dengan orang pada umumnya dalam melakukan komunikasi dengan
    Allah. Penelitian ini ditujukan untuk mengkaji dan memperoleh pemahaman
    akademik mengenai pola komunikasi agamawan pada maqam makrifat. Penelitian
    ini menekankan pada pengkajian keberhasilan komunikasi transendental dalam
    mencapai maqam makrifat dapat memberikan perubahan kehidupan pribadinya.

    Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan tradisi
    fenomenologi. Subjek peneliti adalah 5 (lima) orang ulama yang bertempat
    tinggal di daerah terpencil, yang secara purposive dipilih dengan kriteria dapat
    melakukan komunikasi transendental secara khusus menurut caranya sendiri.
    Melalui wawancara mendalam dan observasi, diperoleh data berupa pernyataan­
    pernyataan dan perilaku komunikasi transendental yang kemudian dianalisis.
    Penelitian berlangsung selama 2 (dua) tahun, sejak tahun 2007 sampai tahun
    2009.

    Hasil yang diperoleh berupa model komunikasi transendental pada ulama. Di sini
    ditemukan bahwa fakta biologis dan non biologis yang menentukan mereka
    melakukan komunikasi transendental. Terdapat 5 (lima) alasan mereka melakukan
    komunikasi transendental, yaitu alasan biasa (kebiasaan), alasan wajib
    (kewajiban), alasan takut (kepada Allah), alasan khawatir (kekhawatiran) dan
    alasan kenyataan (fakta). Kelima alasan tersebut menentukan kategori ulama
    menjadi, "ulama tradisional" dan "ulama modern".

    Dalam melakukan komunikasi transendental, para ulama lebih banyak
    menggunakan bahasa non verbal, dibandingkan bahasa verbal. Ini dikarenakan
    komunikasi non verbal membuat mereka merasa lebih tenang dan lebih
    konsentrasi dalam upaya pencapaian makrifat.: Pencapaian makrifat akan terjadi
    apabila dalam komunikasi transendental dilandasi oleh empat dimensi, yaitu ruh,
    kalbu, akal dan nafsu. Keempat dimensi ini akan menjadi bahan bakar dalam
    proses komunikasi transendental.

    Pencapaian makrifat pada dasarnya harus tercermin pada perilaku (behaviour)
    manusia. Pemahaman filosofis terhadap pencapaian makrifat dan penerapannya
    secara konsekuen dan konsisten memberikan pengaruh yang kuat terhadap
    perilaku manusia di dalam berbagai kondisi. Selain perilaku dalam menjalankan
    ibadah, perilaku manusia dengan kecerdasan transendental tinggi juga tercermin
    pada akhlak mereka yang mulia (akhlakul karimah).
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi