Skripsi
Destination Branding Kabupaten Majalengka oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Majalengka : Studi Deskriptif Mengenai Destination Branding Kabupaten Majalengka Dalam Pengembangan Pariwisata di Kabupaten Majalengka
ABSTRAK
Dalam menghadapi permasalahan kepariwisataan seperti pengembangan destinasi yang belum optimal, pengelolaan industri pariwisata yang ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan K1B1723 658.839 598 24 NAN d Perpustakaan FIKOM UNPAD (Rak Karya Ilmiah K1B) Tersedia -
Perpustakaan Fakultas Ilmu KomunikasiJudul Seri -No. Panggil 658.839 598 24 NAN dPenerbit Fikom Unpad : Bandung., 2019 Deskripsi Fisik xiii, 251 hlm.: Ilus. ; 30 cm.Bahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 658.839 598 24 NAN dTipe Isi textTipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab - -
ABSTRAK
Dalam menghadapi permasalahan kepariwisataan seperti pengembangan destinasi yang belum optimal, pengelolaan industri pariwisata yang belum optimal, serta SDM Pariwisata yang belum terintegrasi perlu dilakukan destination branding di Kabupaten Majalengka. Selain itu Kabupaten Majalengka pun masih belum memiliki branding kuat yang dapat menarik banyak minat wisatawan luar untuk berkunjung ke Kabupaten Majalengka.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tahapan destination branding yang dilakukan oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Majalengka dalam pengembangan pariwisata di Kabupaten Majalengka. Metode yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif kualitatif dengan paradigma post-positivistik. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, studi pustaka, dan studi dokumentasi.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Majalengka melakukan tahapan market investigation, analysis, and strategic recommendations dengan melakukan riset pemetaan analisis potensi pasar melalui tiga sumber yaitu tenaga ahli dari akademisi sebagai fasilitator; potensi daya tarik objek wisata yang secara alami sudah berjalan dan sudah memiliki pengunjung alami yang lumayan, dan teknik skoring. Pada tahap Brand identity development, Kabupaten Majalengka belum memiliki identitas destinasi pariwisata dikarenakan masih dalam proses. Untuk tahapan brand launch and introduction menggunakan tiga cara yaitu special event, media, dan melibatkan komunitas. Pada tahapan brand implementation dengan membuat program serta kegiatan pariwisata yang melibatkan pentahelix. Dan untuk tahapan monitoring, evaluation, and review terkait dengan perkembangan destinasi pariwisata dan data statistik wisatawan yang berkunjung ke Kabupaten Majalengka.
Kata Kunci: Destination Branding; Pengembangan; Pariwisata; Wisatawan; Kabupaten
Majalengka
-
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






