Komunikasi antarpribadi dan kelompok dalam filantropi pascagempa (studi kasus pada pelaku usaha gerabah di kasongan, yogyakarta)
Penelitian ini bertujuan mendapatkan pemahaman tentang pemaknaan dan
pelaksanaan terkait dengan .filantropi pascagempa dalam konteks ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 01001120100167 302.2 Rak k/R.17.116 Perpustakaan Pusat (REF.17.116) Tersedia -
Perpustakaan Perpustakaan PusatJudul Seri -No. Panggil 302.2 Rak k/R.17.116Penerbit Program Pascasarjana Unpad : Bandung., 2012 Deskripsi Fisik xi,;318 hlm,;29 cmBahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 302.2 Rak kTipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab Rakhmawati, Yuliana -
Penelitian ini bertujuan mendapatkan pemahaman tentang pemaknaan dan
pelaksanaan terkait dengan .filantropi pascagempa dalam konteks komunikasi
antarpribadi dan kelompok. Lokasi penelitian dilakukan di desa Kasongan,
Kabupaten Bantul sebagai sentra kerajinan gerabah yang menjadi korban terparah
pascagempa 26 Mei 2006 yang mengguncang Y ogyakarta. Pemaknaan dan
pelaksanaan tersebut didapatkan melalui wawancara mendalam dengan 8 orang
informan, masyarakat Kasongan yang dilakukan pada kurun waktu Juli-Agustus
2010.
Pendekatan yang digunakan adalah studi kasus. Dengan menggunakan
studi kasus diharapkan peneliti lebih memahami makna yang melandasi tingkah
laku subjek, mendeskripsikan latar dan interaksi informan, melakukan eksplanasi
untuk mengidentifikasi informan baru, memahami keadaan yang terbatas dan
ingin mengetahui secara mendalam tentang fenomena yang terjadi. Penelitian
kualitatif tidak ditujukan untuk menarik kesimpulan suatu populasi, me1ainkan
untuk mempelajari karakteristik yang diteliti, baik itu orang ataupun kelompok
sehingga keberlakukan hasil penelitian tersebut hanya untuk orang atau ke1ompok
yang sedang diteliti tersebut, eksistensi alami dari masyarakat.
Berdasarkan data hasil penelitian yang diperoleh terkait dengan
pengalaman pelaksanaan filantropi dikomfirmasikan dengan teori fenomenologi.
Selanjutnya data penelitian terkait dengan proses komunikasi antarpribadi dan
kelompok dalam aktifitas filantropi dikomfirmasikan dengan teori interaksi
simbolik. . Untuk data hasil penelitian tentang pemaknaan terhadap faktor
pendorong dan penghambat aktifitas filantropi dikomfirmasikan dengan teori
fenomenologi.
Temuan penelitian menunjukkan bahwa: (1) Dalam konteks pemaknaan,
fakta empirik secara deskriptif kualitatif menunjukkan bahwa motivasi, empati,
modal sosial dan hambatan komunikasi menjadi sebuah sistem tersendiri,
menjalin rantai sosial yang saling terhubung dan mempengaruhi diantara
komponen-komponen tersebut. (2) Proses komunikasi antarpribadi dan kelompok
berlangsung dengan relatifbaik apabila dikaitkan dengan aktifitas filantropi, tetapi
berlangsung kurang baik apabila dikaitkan dengan bisnis. (3) Dalam konteks
pelaksanaan filantropi, semua tahapan penting yang menjadikan filantropi berbeda
dengan karitas lainnya telah dilakukan oleh pelaku usaha gerabah Kasongan. -
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






