Detail Cantuman

No image available for this title

Text  

[TESIS] "RANCANGAN INTERVENSI REENTRY TRAINING PADA THIRD CULTURE KIDS BERKEWARGANEGARAAN INDONESIA Berdasarkan Studi tentang Identitas Cultural Marginality, Cultural Intelligence dan Perceived Parental Support"


"ABSTRAK
Third Culture Kids (TCK) merupakan istilah yang digunakan pada individu yang
menghabiskan usia 0 -18 tahun di berbagai negara ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    19042021T0743T0743 Syi rPerpustakaan Fakultas Psikologi UNPAD (-)Tersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Psikologi
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    T0743 Syi r
    Penerbit Fakultas Psikologi UNPAD : Jatinangor.,
    Deskripsi Fisik
    xxi., 192 hlm.: ill.; 30 cm.
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    190420180039
    Klasifikasi
    T0743 Syi r
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    TESIS
    Pernyataan Tanggungjawab
  • "ABSTRAK
    Third Culture Kids (TCK) merupakan istilah yang digunakan pada individu yang
    menghabiskan usia 0 -18 tahun di berbagai negara selain negara asalnya mengikuti
    perpindahan orang tua mereka. Pada TCK, tidak jarang mereka kembali menetap
    di negara asalnya. ‘Reentry’ merupakan proses yang dilalui individu ketika mereka
    menetap kembali di negara asal setelah menetap di negara asing. Berdasarkan data
    awal yang dilakukan pada tiga orang TCK Berkewarganegaraan Indonesia (WNI),
    reentry kerap menjadi proses yang berat pada TCK dan dapat mengakitbakan TCK
    mengalami reentry stress seperti depresi dan rasa kesepian. Penelitian ini dilakukan
    untuk memahami bagaimana proses reentry terjadi pada TCK WNI melalui studi
    pada cultural marginality, cultural intelligence dan perceived parental support.
    Pendekatan mixed method dengan analisis deskriptif pada kuantitatif dan analisis
    tematik pada kualitatif dilakukan pada penelitian ini. Peneliti melakukan
    penyebaran kuesioner secara daring dan terdapat 31 responden berusia 19 – 33
    tahun yang berpartisipasi dalam studi tersebut. Kategorisasi dilakukan untuk
    mengetahui karakteristik TCK yang mengalami kesulitan dalam reentry dan rentan
    dalam mengalami reentry stress. Berdasarkan data yang didapatkan, TCK dengan
    cultural marginality rendah (encapsulated), cultural intelligence rendah
    mengalami kesulitan dalam proses reentry di Indonesia. Pada aspek perceived
    parental support, diketahui bahwa dukungan yang dibutuhkan tidak harus datang
    dari orang tua, TCK yang memiliki perceived parental support rendah dapat tetap
    melalui proses reentry dengan baik jika mereka mendapatkan dukungan dan
    penerimaan dari lingkungan mereka seperti dari teman, komunitas sesama TCK,
    dsb. Hasil tersebut kemudian dijadikan sebagai dasar dalam menyusun rancangan
    intervensi yang difokuskan untuk dapat meningkatkan cultural marginality,
    cultural intelligence dan perceived support yang mereka terima sehingga mereka
    dapat melalui proses reentry mereka dengan optimal.
    Kata kunci: Third culture kids, reentry, cultural marginality, cultural intelligence,
    perceived-parental support"
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi