Detail Cantuman

Image of Konstruksi Makna Dan Perilaku Komunikasi Wanita Syiah Dalam Pernikahan Mut'ah (studi interaksi simbolik pernikahan mut'ah wanita syiy'ah pelaku nikah mut'ahdi kota Bandung)

 

Konstruksi Makna Dan Perilaku Komunikasi Wanita Syiah Dalam Pernikahan Mut'ah (studi interaksi simbolik pernikahan mut'ah wanita syiy'ah pelaku nikah mut'ahdi kota Bandung)


Konstruksi Makna dan Perilaku Komunikasi Wanita Syi'ah dalam
.Pernikahan Mut'ah

Penelitian yang berjudul Konstruksi Makna dan ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01001130100140302.2 Nur k/R.17.105Perpustakaan Pusat (REF.17.105)Tersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    302.2 Nur k/R.17.105
    Penerbit Program Pascasarjana Unpad : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xv,;302 hlm,;29 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    302.2 Nur k
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Konstruksi Makna dan Perilaku Komunikasi Wanita Syi'ah dalam
    .Pernikahan Mut'ah

    Penelitian yang berjudul Konstruksi Makna dan Perilaku Komunikasi
    Wanita Syi'ah dalam Pernikahan Mut'ah ini dimaksudkan untuk memahami dan
    menemukan makna yang telah dikonstruksi oleh wanita Syi'ah , yaitu mengenai
    nilai-nilai keyakinan , motif dan pelaksanaan mut'ah. Selain itu penelitian ini juga
    dimaksudkan untuk mengungkapkan perilaku komunikasi para pelaku nikah
    mut'ah baik dengan suami maupun dengan lingkungan sekitar.

    Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi
    interaksi simbolik. Subjek dalam penelitian ini adalah wanita bermazhab Syiah
    yang telah dan sedang melakukan nikah mut'ah, yang ditentukan secara purposive
    , terdiri dari tujuh kategori yaitu pelaku mut'ah poligami, monogami, tanpa
    hubungan intim, mut'ah dengan suami Syiah, mutah dengan suami Sunni, mut'ah
    berkali-kali dengan suami yang sama, dan mut'ah berkali-kali dengan suami yang
    berbeda.

    Hasil penelitian menunjukkan bahwa per/tuna, makna yang dikonstruksi
    oleh pelaku nikah mut'ah terdiri dari lima makna utama yaitu aqidah, ibadah,
    syiar Islam, sosiaJ dan pragmatis. Kedua, motif yang mendorong wanita Syiah
    menikah mut'ah adalah motif relijius, psikoJogis, biologis, ekonomis, dan
    situasional : Pelaksanaan mut'ah wan ita Syi'ah tampak pad a fakta praktek nikah
    mut'ah yang beragam, besamya potensi konflik dalam mut'ah, penyesuaian
    dengan suami dan lingkungan yang adaptif, pola kerja sama sesuai kesepakatan
    yang akomodatifdan sikap dramaturgis yang aman dari kecurigaan Sunni. Ketiga,
    perilaku komunikasi wanita Syiah dapat dilihat dari tiga aspek yaitu: 1) Pada
    pelaku mut'ah poligami, mut'ah suami Sunni, dan mut'ah berkali-kali dengan
    suami yang berbeda perilaku komunikasi verbal cenderung hati-hati, komuni
    kasi non verbal terbatas, dan komunikasi bermedia seperlunya. Sementara pada
    mutah monogami, mut'ah tanpa hubungan intim; mut'ah dengan suami Syi'ah,
    mut'ah berkali-kali dengan suami yang sama kornunikasi verbal lebih ekspresif,
    komunikasi non verbal wajar, dan komunikasi bermedia leluasa. 2) Pada aspek
    interaksi dengan iingkungan pelaku mut'ah poligami,mut'ah dengan suami
    Sunni, mut'ah berkali-kali dengan suami yang berbeda bersikap terbuka kepada
    Syiah de kat, tertutup kepada Syiah Jauh, sangat tertutup kepada Sunni dekat, dan
    sangat tertutup kepada Sunni jauh. Sementara pad a pelaku mut'at monogami,
    mut'ah tanpa hubungan intim, mut'ah dengan suami Syiah, dan mut'ah berkaliĀ­
    kali dengan suami yang sama bersikap sangat terbuka kepada Syiah dekat, semi
    tertutup kepada Syiah jauh, semi terbuka kepada Sunni dekat, dan tertutup kepada
    Sunnijauh. 3) Sikap dramaturgis di hadapan masyarakat Sunni dan sikap dewasa
    dalam menjalani pernikahan mut'ah, merupakan konsekwensi dari pernikahan
    yang telah mereka piIih sebagai altematif pernikahan.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi